Tak Ada Yang Berani Bayar Andrea Belotti, Presiden Torino Senang

Setelah seluruh tawaran tidak ada yang mencapi €100 juta, Belotti pun batal hengkang di musim panas ini.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Memiliki seorang pemain yang menjadi komoditi panas di bursa transfer tentu merepotkan, seperti harus melakoni proses negosiasi yang berbelit-belit dengan banyak klub. Namun kerepotan semacam itu tidak berlaku bagi Torino yang berupaya memagari striker andalannya, Andrea Belotti.

Torino, seperti diungkapkan oleh presiden klub Urbano Cairo, memiliki syarat simpel bagi para peminat Belotti. Klub Serie A Italia itu akan menolak tawaran berapa pun yang berada di bawah €100 juta. Hingga tenggat transfer pada 31 Agustus lalu, klub-klub seperti AC Milan dan Chelsea tidak ada yang berani memenuhi klausul pelepasan Belotti tersebut.

Belotti, yang musim lalu mengemas 26 gol dari 35 laga Serie A, akhirnya bertahan dan Cairo pun mengumbar rasa senangnya. “Saya tidak pernah takut kehilangannya. Memagari Belotti adalah keputusan saya, kecuali ada pihak yang mau menebus klausul €100 juta,” katanya kepada Radio Sportiva.

SIMAK JUGA: Belotti Bertahan, Mihajlovic Lega

“Melihat tidak ada yang sanggup mendekati angka itu, saya pun santai. Dia akan bertahan bersama kami di musim ini. Kami berhasil mempertahankannya bersama dengan Adem Ljajic, Iago Falque, Daniele Baselli, Antonio Barreca, Afriyie Acquah, dan Joel Obi. Ada banyak tawaran fantastis yang masuk, tetapi kami tetap pada pendirian,” jelas Cairo.

Meski berhasil menahan kepergian Belotti, Torino harus rela melepaskan sejumlah pemain pilar seperti Davde Zappacosta (Chelsea, €28 juta) dan Marco Benassi (Fiorentina, €10 juta). Cairo menyatakan, kepergian keduanya sudah mendapat persetujuan dari pelatih Sinisa Mihajlovic.

“Dengan berat hati, kami harus berpisah dengan Benassi dan Zappacosta. Khusus Zappacosta, Chelsea mengajukan tawaran yang sulit kami tolak. Mihajlovic telah berterima kasih kepada saya terkait aktivitas transfer klub. Kini, saatnya bagi kami untuk membuktikan diri di lapangan dan menargetkan kompetisi Eropa,” serunya.