Penghapusan Regulasi U-23 Bisa Bantu PSM Makassar Juara

Herman tetap mengkritik PSSI yang dianggap tidak konsisten menerapkan regulasi.


OLEH   DONNY AFRONI & MUHAMMAD SHOLIHIN


Keputusan PSSI yang menghapus penerapan regulasi pemain di bawah usia 23 tahun dianggap menguntungkan PSM Makassar dalam upaya mereka mewujudkan ambisi menjadi juara Liga 1 2017.

Pelatih kiper Herman Kadiaman mengatakan, PSM menyambut baik penghapusan regulasi itu. Kendati demikian, Herman berharap agar PSSI maupun operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) lebih konsisten dalam menjalankan aturan di masa mendatang.

SIMAK JUGA: Pelatih Persiba Kecewa Regulasi U-23 Dihapus

“Kami sangat senang dengan penghapusan aturan ini. Penghapusan ini akan memberikan kemudahan buat kami untuk juara. Meski tidak ada aturan itu, kami tidak akan menyampingkan pemain muda. Lain kali kalau mau buat aturan harusnya konsisten, dan jangan berubah-ubah,” kata Herman.

Menjelang pertandingan melawan PS TNI, Minggu (10/9), jajaran pelatih PSM mengasah lini belakang, serta menjaga konsistensi permainan. Hal ini berkaca dari duel melawan Persija Jakarta dan Arema FC yang masing-masing berakhir dengan skor 2-2 dan 3-3.

Herman mengungkapkan, evaluasi kelemahan tersebut akan dibahas jajaran pelatih hari ini menunggu kehadiran arsitek tim Robert Rene Alberts yang sedang ke Malaysia.

SIMAK JUGA: Bos Madura United Sentil PSSI

“Kami akan evaluasi secara menyeluruh, termasuk lini pertahanan, karena musim ini kami menargetkan juara. Gawang kami masih sering kebobolan di waktu krusial,” ujar Herman.

Dalam sesi ini, dua penggawa PSM, Ardan Aras dan kiper Rivki Mokodompit, menjalani latihan terpisah akibat cedera. Herman belum bisa memastikan kedua pemain tersebut dimainkan melawan PS TNI. (gk-69)

 

Footer Goal Indonesia Instagram