Pelatih Timnas Myanmar Akui Timnya Panik Digempur Habis-Habisan Oleh Indonesia

Rabah Benlarbi menuturkan kekalahan dari Indonesia adalah proses pembelajaran bagi para pemainnya.


LIPUTAN   MUHAMAD RAIS ADNAN     DARI   YANGON   


Tim nasional Myanmar harus menelan pil pahit pada laga perdana grup B Piala AFF U-18 2017. Itu lantaran mereka dipermalukan Indonesia dengan skor tipis 2-1 di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9) malam.

Pada laga itu, Myanmar sebenarnya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-28 lewat gol Myat Kaung Khant. Namun pada babak kedua, Indonesia mampu membalikkan kedudukan melalui dua gol Egy Maulana Vikri.

Pelatih Myanmar Rabah Benlarbi mengakui, timnya merasakan tekanan yang hebat dari Indonesia sepanjang laga tersebut. Skuat yang dilatih Indra Sjafri memang terlihat mendominasi jalannya pertandingan tersebut.

SIMAK JUGA: Ini Yang Membuat Timnas Indonesia Mampu Bangkit Di Babak Kedua

“Kami di babak pertama berhasil menjalankan strategi yang kami rancang, para pemain mampu fokus. Namun di babak kedua, setelah terus menerus ditekan selama 25 menit, saya sudah ingatkan para pemain untuk fokus dalam bertahan, kemudian mengandalkan serangan balik dan mengontrol permainan. Tapi pada kenyataannya, para pemain saya panik dan membuat kesalahan. Indonesia akhirnya mampu mencetak dua gol dari memanfaatkan kesalahan kami,” ujar Benlarbi, dalam jumpa pers setelah laga.

SIMAK JUGA: Cetak Dua Gol, Egy Enggan Disebut Pemain Bintang

“Jika kami disiplin, saya pikir Indonesia tak akan bisa berbuat apa-apa. Ini adalah sebuah proses pembelajaran dari para pemain muda kami agar bisa menjadi pemain profesional,” tambah pelatih asal Prancis itu.

Selanjutnya, Myanmar akan Brunei Darussalam. Laga kedua tim akan digelar di Stadion Thuwunna, 9 September mendatang.