Zinedine Zidane: Hukuman Cristiano Ronaldo Berlebihan & Mencurigakan

Zidane mengaku kesal dengan skors lima laga Ronaldo dan berharap banding Madrid dikabulkan oleh RFEF.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sangat menyayangkan hukuman larangan bermain sebanyak lima laga yang diberikan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) kepada Cristiano Ronaldo. Zidane menyebut skors tersebut “terlalu banyak” dan “mencurigakan”.

Ronaldo dijatuhi hukuman tersebut saat Madrid memukul Barcelona 3-1 dalam leg pertama Piala Super Spanyol, Minggu (13/8). Skors satu laga sudah dipastikan karena Ronaldo menerima dua kartu kuning, namun penyerang Portugal itu diberi sanksi tambahan empat laga karena kedapatan mendorong wasit.

Madrid telah mengajukan banding kepada RFEF untuk meringankan sanksi Ronaldo. Zidane pun optimistis banding tersebut akan dikabulkan karena hukuman tersebut, menurutnya, tidak adil.

SIMAK JUGA: Dorong Wasit, Ronaldo Diskors Lima Laga

“Kita tunggu besok. Panitia [RFEF} akan membahas banding ini besok pagi. Tentu saja kami akan berbicara dengan mereka. Ketika Anda mendengar kabar bahwa dia tidak akan bermain sebanyak lima laga, tentu ada sesuatu yang mencurigakan,” kata Zidane dalam jumpa pers, Selasa (15/8).

“Saya kecewa, kami semua yang ada di klub ini kecewa. Seperti biasa, saya tidak ingin ikut campur perihal isu wasit, tetapi setelah melihat apa yang terjadi [tentu saya kecewa]. Mereka memberikan skors lima laga untuk Ronaldo dan itu terlalu banyak,” jelasnya.

Zinedine Zidane Real Madrid Manchester United UEFA Supercup

Zidane menambahkan, “Saya terganggu dengan hukuman itu. Semoga RFEF mempertimbangkannya. Cristiano selalu ingin bermain. Ketika dia tidak bermain, dia tidak bahagia.”

Skors ini menimbulkan spekulasi bahwa sepakbola Spanyol sedang berkonspirasi untuk menyerang Ronaldo, terutama setelah sang megabintang juga direpotkan dengan kasus dugaan penggelapan pajak beberapa waktu lalu.

Ditanya perihal hal tersebut, Zidane berujar, “Saya tidak tahu. Semoga saja tidak. Saya harap para pembuat keputusan sadar dengan tindakannya. Tapi hukuman lima laga? Itu tidak layak.”