Thomas Muller: Saya Tidak Bersaing Dengan James Rodriguez

Penyerang Bayern itu merasa sedang berada dalam tekanan untuk lebih banyak mencetak gol musim ini, tapi ia tidak merasa terancam dengan adanya James.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Penyerang Bayern Munich Thomas Muller menegaskan tidak melihat kehadiran James Rodriguez sebagai pesaing yang mengancam posisinya sebagai pemain inti, kini ia hanya ingin mencetak lebih banyak gol.

Sang penyerang justru merasa terkesan dengan kedatangan James, yang bergabung sebagai pemain pinjaman selama dua tahun dari Real Madrid.

Muller hanya mampu mencetak lima gol di ajang Bundesliga Jerman saat membantu Bayer meraih gelar juara musim lalu. Sebelumnya penyerang timnas Jerman itu selalu berhasil menciptakan dua digit gol dalam tujuh musim memperkuat tim senior Bayern.

Tapi Muller tidak merasa terancam dengan keputusan Bayern merekrut James dan pemain lainnya Corentin Tolisso, yang direkrut dari Olympique Lyon dengan kesepakatan yang totalnya bisa bernilai hingga €47,5 juta.

SIMAK JUGA – Carlo Ancelotti: James Rodriguez Bukan Pengganti Thomas Muller

Thomas Muller James Rodriguez Bayern

Pelatih Bayern Carlo Ancelotti telah menyatakan James bukanlah pemain yang disiapkan untuk menggantikan peran Muller dalam tim.

Muller merasa bisa bermain bersama mereka. Penyerang berusia 27 tahun itu memandang James dan Tolisso lebih sebagai kolega bukan kompetitor dan ia siap mengisi peran apapun yang sang pelatih tugaskan kepadanya.

“Selalu ada hal yang berbeda, saya pikir kedua pemain tersebut sangat bagus,” ujar Muller kepada Omnisport.

SIMAK JUGA: Bersinar Di Pramusim, Thomas Muller Ogah Terlena

“Mereka memiliki karakter yang bagus. Kami telah menghabiskan pekan lalu bersaa jadi kami bisa saling mengenal dan bersenang-senang.”

“Di lapangan mereka sangat penting dan memiliki kualitas yang bagus. Mereka menunjukkannya di setiap sesi latihan. Jadi ini lebih ke arah [kami akan] bermain bersama ketimbang berkompetisi antara satu dengan yang lainnya.”

“Tidak penting bagi saya apakah saya menjadi pencetak gol atau playmaker. Saya ingin membantu tim tapi saya pikir harapan yang ada sangat tinggi. Jadi saya harus mencetak gol agar orang-orang puas.”