PREVIEW Serie A Italia: AS Roma – Inter Milan

Luciano Spalletti akan kembali ke Stadio Olimpico, namun kali ini tak lagi menangani Roma. Ia kini justru punya misi menaklukkan mereka.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Luciano Spalletti akan kembali ke Stadio Olimpico untuk menghadapi mantan klubnya saat AS Roma menjamu Inter Milan dalam laga akbar yang akan berlangsung pada pekan kedua Serie A Italia, Minggu (27/8) dini hari WIB.

Laga tersebut juga bisa menjadi kesempatan bagus bagi para direktur Roma untuk menilai perkembangan tim asuhan Eusebio Di Francesco, yang ditunjuk untuk menggantikan Spalletti sebagai pelatih jelang bergulirnya musim ini.

SIMAK JUGA: Jadwal Serie A Italia Pekan Ini

Luciano Spalletti Inter Fiorentina

Di Francesco dapat menjalani laga pertamanya menangani Roma di Serie A dengan cukup baik. Ia sukses menghentikan rekor kekalahan Giallorossi dalam tiga tahun beruntun di Bergamo lewat kemenangan tipis di kandang Atalanta pada laga pembuka mereka akhir pekan lalu.

Akan tetapi usai laga tersebut sang pelatih mengakui timnya tidak bermain bagus dalam meraih kemenangan 1-0 itu. Timnya hanya mampu unggul lewat tendangan bebas cerdik dari bek kiri baru mereka Aleksandar Kolarov dan harus menghadapi gempuran serangan Atalanta.

SIMAK JUGA: Free Kick Kolarov Menangkan Roma

Aleksandar Kolarov Atalanta Roma Serie A

Sementara Spalletti mampu menjalani laga pembukanya bersama Inter di Serie A musim ini lewat kemenangan meyakinkan 3-0. Dua gol sang kapten Mauro Icardi serta satu dari Ivan Perisic memperlihatkan bagaimana sang pelatih mampu membuat timnya beradapatasi dengan baik. Para pemain baru mereka bisa nampak langsung bersatu dengan tim dan mereka mampu memahami keinginan sang pelatih baru.

Sejauh ini bek tengah baru Inter Milan Skriniar nampak bisa langsung menjadi duet tangguh di lini belakang bersama Joao Miranda. Sementara duet gelandang yang mereka rekrut dari Fiorentina Borja Valero dan Matias Vecino terlihat seperti sudah lama bermain bersama untuk Nerazzuri.

SIMAK JUGA: Icardi Cetak Dua Gol, Inter Bungkam Fiorentina

Mauro Icardi Inter Fiorentina Serie A

Kini Inter sudah mendapatkan kekuatan tambahan di posisi full-back setelah meresmikan perekrutan Dalbert dan Joao Cancelo. Masalah di lini belakang mereka pun nampaknya akan segera terselesaikan.

Sedangkan untuk Roma krisis di lini belakang kini sedang mereka alami, khususnya di pos bek kanan. Bruno Peres harus mengalami perawatan karena cedera, rekrutan baru mereka Rick Karsdorp belum pulih, sementara Emerson Palmieri dan Nura Abdullahi juga absen. Kostas Manolas kemungkinan akan dipaksakan bermain sebagai bek kanan, namun ada kabar baik bagi mereka karena di laga kontra Inter Alessandro Florenzi telah kembali masuk skuat setelah pulih dari cedera panjang.

Jelang laga Roma kontra Inter, Di Francesco pun memberikan pujian kepada Spalletti yang mampu menjalankan tugasnya dengan sangat bagus.

“Saya harus mengatakan bahwa Luciano Spalletti melakukan pekerjaan yang sangat bagus di laga pembuka. Inter memiliki ide yang jelas dan mereka benar-benar mengalirkan bola dengan baik,” kata mantan pelatih Sassuolo itu kepada situs resmi Roma.

“Mereka mengawali laga dengan sangat baik sehingga mampu unggul 2-0 dan membuat laga menjadi lebih mudah bagi mereka. Itu memperlihatkan mereka memiliki banyak pemain berkualitas khususnya di lini depan dan sayap.”

SIMAK JUGA – Eusebio Di Francesco: Kemenangan Yang Jelek

Eusebio Di Francesco Atalanta Roma Serie A

“Saya sangat menyukai formasi gelandang mereka, karena mereka terus bergerak secara konstan dan tidak pernah berada di posisi yang sama sebanyak dua kali,” kata penerus Spalletti di Roma itu.

Jika melihat dari hasil di laga pembuka Serie A musim ini mungkin Inter bisa lebih diunggulkan. Namun Roma juga punya catatam bagus saat menjamu Nerazzurri.

Kekalahan terakhir yang Roma alami di Stadio Olimpico dari Inter terjadi pada Oktober 2008 – setelah itu Giallorossi mampu menang lima kali dan tiga kali imbang.

Roma juga sedang dalam performa bagus di laga-laga kandang mereka. Giallorossi berhasil memenangkan 19 laga dari 22 laga kandang terakhirnya, sisanya berakhir imbang satu kali dan kalah dua kali.

SIMAK JUGA – Luciano Spalletti: Performa Hebat Inter Milan!

Catatan lain yang membuat Roma unggul atas Inter adalah mereka telah 217 kali mencetak gol ke gawang Nerazzurri di ajang Serie A. Menjadi yang terbanyak dibanding lawan lainnya di kompetisi teratas tersebut.

Dalam lima musim terakhir, Roma juga tidak pernah kalah dalam dua laga awalnya, tapi hanya dua kali mereka mampu meraih dua kemenangan dalam dua laga pembuka yaitu pada musim 2013/14 dan 2014/15.

Radja Nainggolan Inter Roma Serie A 26022017

Roma juga bisa berharap pada tuah Radja Nainggolan yang telah mencetak lima gol dalam 14 laga kontra Inter, klub tersebut menjadi target favoritnya di ajang Serie A.

Namun sebaliknya Roma harus mewaspadai penyerang Inter Eder dan Icardi yang telah mencetak tiga gol ke gawang mereka di ajang Serie A. Masing-masing menciptakannya dalam sepuluh dan delapan penampilannya kontra Giallorossi.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Roma XI (4-3-3): Alisson; Manolas, Fazio, Juan Jesus, Kolarov; Nainggolan, De Rossi, Strootman; Defrel, Dzeko, Perotti.

Inter Milan XI (4-2-3-1): Handanovic; D’Ambrosio, Skriniar, Miranda, Dalbert; Vecino, Borja Valero; Candreva, Brozovic, Perisic; Icardi.

TAHUKAH ANDA?

  • Roma selalu mencetak gol dalam 31 laga kandang terakhirnya di ajang liga – dengan rata-rata 2,5 per laga.
  • Inter memenangkan laga tandang terakhirnya musim lalu di Olimpico tapi kala itu mereka menghadapi Lazio, sebelumnya mereka kalah dalam tiga laga tandang secara beruntun. 
  • Dalam lima dari enam pertemuan terakhirnya Roma dan Inter selalu sukses mencetak gol.
  • Roma melakukan lebih banyak tekel dibanding tim lain pada laga pekan pertama Serie A musim ini (24).
  • Hari Minggu lalu, Mauro Icardi mencetak dua gol atau lebih dalam suatu laga Serie A untuk ke-16 kalinya sejak bergabung dengan Inter pada 2013.

PREDIKSI GOAL INDONESIA: AS Roma 2-2 Inter Milan