OPINI: Momen Tepat Manchester City Untuk Juara

Aktivitas transfer yang mulus menjadi bekal utama bagi The Citizens untuk beradaptasi dengan filosofi Guardiola dan menegaskan status favorit juara.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Musim 2017/18 menjadi momen yang tepat bagi Manchester City untuk menjadi kampiun Liga Primer Inggris dan mereka memang punya peluang besar untuk bisa mewujudkan capaian tersebut.

Tuntutan untuk meraih trofi liga domestik bak sebuah kewajiban bagi Pep Guardiola. Tak berlebihan memang, lantaran The Citizens merupakan salah satu klub di Eropa yang sangat aktif dalam bursa transfer musim panas ini dan telah membelanjakan dana lebih dari £200 juta demi mendatangkan pemain baru.

Pep Guardiola: Belanja Raksasa Manchester City Bukan Rutinitas

Kampanye musim lalu menjadi cermin bagi City untuk berbenah. Di tengah gegap gempita kedatangan Guardiola sebagai manajer baru, kubu Manchester biru justru gagal memenuhi ekspektasi kesuksesan dan sang juru taktik belum mampu mengulang reputasi menterengnya saat membesut Barcelona dan Bayern Munich.

Memang kedatangan Guardiola bukan dimaksudkan untuk sekadar mengejar prestasi instan, melainkan ambisi besar jangka panjang dan jajaran petinggi klub pun memahaminya. Kepercayaan penuh City pada manajer asal Spanyol itu ditunjukkan langsung oleh pimpinan klub, Khaldoon Al Mubarak yang dalam sesi wawancara beberapa pekan lalu memberikan penegasan akan rencana besar klub.

Dengan dukungan dana melimpah dari taipan asal Uni Emirat Arab (UEA) tersebut, City tak kesulitan untuk mendatangkan deretan pemain yang diinginkan Guardiola untuk bisa memainkan filosofi sepakbola menyerang. Dibandingkan dengan para rival di Liga Primer, aktivitas transfer City terbilang sangat mulus.

GFXID Manchester City

Sempat dihantui kegagalan mendapatkan Dani Alves secara bebas tranfser — yang pada akhirnya ditikung Paris Saint-Germain — City kemudian seakan ‘menggila’. Tiga bek sayap didatangkan sekaligus yakni Kyle Walker, Danilo dan Benjamin Mendy dengan banderol mewah. Mereka direkrut sebagai langkah peremajaan sektor pertahanan dna tentunya punya kapasitas untuk bisa memahami skema permainan Guardiola.

Yaya Toure Mulai Lihat Gaya Barcelona Di Manchester City

Sektor lain juga tak ketinggalan diperkuat. Gelandang kreatif asal Portugal, Bernardo Silva dibajak dari AS Monaco. Untuk penjaga gawang, Ederson Moraes didatangkan dari Benfica. Kiper eksentrik asal Brasil itu dibeli untuk meredakan tekanan pada Claudio Bravo yang dicecar habis-habisan oleh fans City karena tampil buruk musim lalu.

Kombinasi deretan pemain baru tersebut dengan para penggawa lawas seperti Sergio Aguero, Vincent Kompany, Kevin De Bruyne, Yaya Toure hingga Ilkay Gundogan dan belum lagi nama-nama muda asal akademi yakni Brahim Diaz dan Phil Foden membuat City memiliki kedalaman skuat yang mantap. Dengan banyaknya pilihan pemain maka Guardiola bisa lebih mudah untuk menerapkan variasi taktik yang berbeda, dan tentunya mengejar target juara.

GFXID Manchester City

GFXID Manchester City

GFXID Manchester City

“Tekanannya sama seperti musim kemarin. Kami ada di sini untuk memenangkan pertandingan dan menjadi juara,” ujar Guardiola saat jelang laga pembuka Liga Primer di kandang Brighton & Hove Albion, Sabtu (12/8) kemarin.

Manchester City Ukir Start Positif

Laga melawan klub promosi tersebut pun sudah dilalui City dengan baik yang diakhiri kemenangan 2-0. Hasil itu melanjutkan tren positif City yang sudah berjalan sejak pramusim, dengan klub mencatatkan sederet hasil impresif dalam laga uji coba kontra Real Madrid (4-1), Tottenham Hotspur (3-0) dan West Ham United (3-0).

Dengan skuat yang memiliki suasana keharmonisan tinggi, maka kini tinggal bagaimana para penggawa City bisa menjaga konsistensi permainan positif mereka sepanjang gelaran kampanye musim ini agar bisa tersenyum lebar di akhir.