Matthias Sammer Lihat Joshua Kimmich Sebagai Pemimpin Bayern Munich & Jerman

Menurut mantan direktur olahraga Bayern itu, Kimmich punya kemampuan untuk memimpin Bayern Munich dan Jerman dalam beberapa tahun mendatang.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Matthias Sammer percaya bek Bayern Munich dan timnas Jerman Joshua Kimmich adalah pemimpin masa depan bagi klub dan negaranya tersebut.

Pemain berusia 22 tahun itu telah berhasil mengunci posisi di sisi kanan pertahanan timnas Jerman sejak menembus tim inti asuhan Joachim Low di Euro 2016.

Sepanjang Piala Konfederasi 2017, pemain serba bisa itu bermain sebagai bek kanan, bek tengah, dan wing-back, di skuat eksperimental pilihan Low yang tampil impresif di Rusia dan berhasil menjadi juara setekah menaklukkan Chile 1-0 di final.

Setelah Philipp Lahm pensiun, Kimmich punya kesempatan untuk menjadi andalan Bayern musim ini, dan Sammer – yang mundur dari jabatan sebagai direktur olahraga Bayern tahunlalu – melihat mantan pemain RB Leipzig itu punya kemampuan dan karakter besar.

SIMAK JUGA: Minim Menit Bermain, Joshua Kimmich Protes Ke Carlo Ancelotti

“Saya yakin dia akan memainkan peran besar di sepakbola Jerman. Menurut saya dia akan menjadi seorang pemimpin,” kata mantan bek Borussia Dortmund itu kepada Eurosport.

“Dia membawa karakteristik yang sangat spesial saat menyerang dan juga saat bertahan.”

Matthias Sammer Bayern Munich

“Caranya membawa diri dan mengatakan sesuatu – dia melakukannya tanpa agresi sama sekali – Joshua memiliki sifat itu. Itu hal yang indah.”

“Performanya, sikap rendah hati dan sederhana, serta kharisma yang ia miliki, saya sangat menyukai itu.”

Di Bayern musim ini, Kimmich juga bergabung dengan koleganya dari timnas Jerman, Sebastian Rudy telah bergabung dari Hoffenheim.

SIMAK JUGA: Sebastian Rudy Tertantang Rebut Posisi Utama Di Bayern Munich

ONLY GERMANY Joshua Kimmich Sebastian Rudy Bayern Munchen

Gelandang bertahan berusia 27 tahun itu juga mendapatkan penilaian spesial dari Sammer.

“Rudy pemain murni, memiliki IQ sepakbola yang besar. Dia bermain dengan sukacita, mampu mengamankan bola dan tangguh dalam berduel. Itu semua adalah kemampuan hebat,” kata Sammer.

“Dia punya visi yang jelas dari posisinya di lini tengah. Dia bisa memberikan stabilitas, bukan ganya untuk Bayern Munich, tapi juga tim nasional.”

Bayern akan mengawali perjalanannya meraih gelar juara Bundesliga Jerman keenammnya secara beruntun saat menjamu Bayer Leverkusen, Sabtu (19/8) dini hari WIB.