Ketagihan! Pengalaman Goal Menjajal Nike Motion Blur Pack

Goal Indonesia menjajal Nike Motion Blur Pack dan redaksi memiliki pilihan favorit masing-masing!

Keluar dari rutinitas harian mencari, mengumpulkan informasi, dan menulis berita, redaksi Goal Indonesia memiliki kebiasaan sehat, yaitu bermain futsal seminggu sekali. Olahraga ini dirasa cocok bagi kami karena bermain di lapangan reguler membutuhkan minimal jumlah pemain 22 orang (belum termasuk cadangan). Alasan lain, kesanggupan fisik awak redaksi Goal paling mencukupi untuk bermain bola di lapangan yang lebih kecil.

Pekan lalu, kami menyempatkan diri lagi melakukannya. Kali ini terasa spesial. Berkat Nike Indonesia, kami menjajal kemampuan salah satu sepatu sepakbola terbaru yang rilis pertengahan tahun ini, Motion Blur Pack. Ada empat sepatu yang kami coba, yaitu Magista Obra II, Hypervenom Phantom III, Mercurial Victory VI, dan seperti yang tampak dalam foto utama aritkel ini, Tiempo Legend VI. Tentunya, tipe masing-masing sepatu ini tersedia sesuai jenis permukaan lapangan tempat kita bermain. Ada tipe firm ground (FG), soft ground (SG), artificial grass (AG), indoor courts (IC), maupun astroturf (TF).

SIMAK JUGA: Nike Motion Blur Pack – Kembalinya Kenangan Indah Euro 2012

Karena hanya tersedia empat pasang, kontan saja sepatu ini jadi rebutan redaksi. Sepatu dipilih sesuai selera. Magista Obra berwarna putih pada bagian permukaan dan hijau di bagian tumit. Silo ini dikhususkan bagi para pemain kreatif yang biasanya berposisi sebagai playmaker atau mereka yang memiliki sentuhan magis dalam mengubah hasil pertandingan. Lalu, Mercurial Victory berwarna putih dan pink menyala di bagian permukaan atas. Silo ini dibuat untuk mereka yang menonjol di atas lapangan; mereka yang memiiki keterampilan individual tinggi dalam membongkar pertahanan lawan.

Hypervenom berwarna biru dan untuk kali pertama silo ini menggunakan permukaan flyknit secara menyeluruh. Ini menjadi sepatu pilihan favorit penulis dalam sesi uji coba kami. Terakhir, bagi para penggemar sepatu sepakbola klasik, Nike menyediakan Tiempo Legend VI. Visualisasi sepatu ini benar-benar mengundang nostalgia ketika sebagian besar redaksi Goal menikmati tayangan sepakbola Eropa melalui layar kaca semasa tahun-tahun awal berkenalan dengan sepakbola.

SIMAK JUGA: Pengumuman Pemenang Kuis Berhadiah Nike Motion Blur Pack

Kami semua punya pendapat bervariasi tentang sepatu mana yang menjadi sepatu favorit. Rais Adnan, editor sepakbola nasional, memilih Tiempo Legend karena merasa sepatu itu paling pas di kakinya. Sementara, Andika Gesta, asisten produser video, lebih menyukai Mercurial karena bobotnya hanya 250 gram. Sebagai pemain sayap, sepatu yang ringan itu membuatnya bebas bergerak di lapangan. Sebenarnya, ada pula yang memilih sepatu semata-mata karena kenyamanan memakainya. Tentu itu tidak salah karena teknologi apa pun yang dimiliki sepatu lebih berarti jika pemakainya memiliki rasa percaya diri.

Sesi futsal kami kali ini memang lebih banyak diwarnai komentar tentang sepatu Motion Blur Pack. Mulai dari hal yang paling remeh seperti pemilihan warna mencolok — dan mengambil inspirasi dari kesuksesan Clash Pack yang diluncurkan Nike menyambut penyelenggaraan Euro 2012 — hingga keunggulan tipe sepatu. Meski masing-masing memiliki pilihan favorit, tapi itu tidak menghentikan rasa penasaran kami mencoba tipe lain. Bisa dibilang kami ketagihan! Satu kali sesi futsal tidak cukup, kami akan mencobanya lagi pada sesi berikutnya.