Jamie Carragher: Sadio Mane Lebih Penting Ketimbang Philippe Coutinho

Mane dinilai Carragher sebagai sosok yang lebih cocok dengan gaya bermain Liverpool.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Mantan bek Liverpool Jamie Carragher menyebut eks klubnya itu akan baik-baik saja tanpa Philippe Coutinho karena mereka memiliki pemain lain yang bisa menghadirkan dampak lebih penting, yakni Sadio Mane.

Coutinho terus dikaitkan dengan kepindahannya ke Barcelona di musim panas ini, meski Liverpool berkali-kali menolak tawaran raksasa dari klub La Liga Spanyol itu yang dilaporkan telah menembus lebih dari £100 juta. Hingga kini, playmaker Brasil itu masih belum diturunkan Jurgen Klopp, bukan cuma karena isu transfer tersebut namun juga karena masih berkutat dengan cedera punggung.

Di satu sisi, Mane terus menunjukkan perannya sebagai sosok kunci klub di tengah absensi Coutinho. Di awal musim ini, winger Senegal itu sudah membikin dua gol, termasuk gol semata wayangnya yang menentukan kemenangan The Reds atas Crystal Palace, Sabtu (19/8) lalu.

SIMAK JUGA: Mane: Kerja Keras Kunci Kemenangan

“Melihat cara Jurgen Klopp memainkan timnya, saya rasa dia [Mane] punya peran yang sangat penting. Anda bisa melihat gol-gol yang dicetaknya. Sebagai pemain sayap, rekor golnya termasuk fenomenal. Pemain lain di Liga Primer yang punya rasio gol seperti Mane adalah para striker top. Jadi, ini membuktikan dampak besarnya bagi klub,” kata Carragher kepada Sky Sports.

“Coutinho mungkin lebih fantastis ketimbang Mane, itulah mengapa Barcelona sangat menginginkan Coutinho. Tetapi, mengenai permainan, klub-klub top Eropa akan melihat Mane karena dia langsung tampil impresif sejak dia datang,” imbuh Carragher.

SIMAK JUGA: Ditolak, Tawaran Ketiga Barca Untuk Coutinho

Meski demikian, Carragher mengkritik aktivitas transfer Liverpool di musim panas ini yang kurang gereget, dengan baru mendatangkan Mohamed Salah, Andrew Robertson, dan Dominic Solanke. Pemain incaran seperti Virgil van Dijk dan Naby Keita sulit dibujuk untuk merapat ke Anfield. Hal ini, menurut Carragher, menjadikan transfer Coutinho ke Barcelona terus berlarut-larut.

“Masalah ini [transfer Coutinho] sebetulnya lebih bersifat politik ketimbang bisnis. Pasalnya, bursa transfer Liverpool berjalan buruk. Seandainya Virgil Van Dijk dan Naby Keita telah diamankan, barangkali Liverpool akan lebih mudah melepas Coutinho,” terangnya.