Giorgio Chiellini: Kerap Ditinggal Pemain Andalan, Juventus Sudah Siap Hadapi Kepergian Leonardo Bonucci

Setelah berhasil mengatasi kepergian Paul Pogba, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal, Chiellini yakin Juve juga bisa mengatasi hengkangnya Leonardo Bonucci


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Bek Juventus Giorgio Chiellini percaya timnya bisa beradaptasi dengan baik meski baru saja kehilangan Leonardo Bonucci. Ia membandingkan kepergian mantan rekannya di lini belakang Bianconeri itu dengan hengkangnya Paul Pogba, Arturo Vidal, dan Andrea Pirlo.

Kepindahan Pogba ke Manchester United satu tahun lalu tidak membuat Juve berhenti menjadi juara Serie A Italia, mereka berhasil meraih gelar juara untuk keenam kalinya secara beruntun. Sementara Pirlo dan Vidal merupakan beberapa pemain bintang yang juga meninggalkan Bianconeri dalam beberapa tahun terakhir.

SIMAK JUGA – Giorgio Chiellini: Rindu Leonardo Bonucci? Pasti!

Giorgio Chiellini Leonardo Bonucci

Chiellini telah membentuk kerja sama yang solid dengan Bonucci di lini belakang Juve, tapi bek tengah timnas Italia itu menegaskan tim asuhan Massimiliano Allegri bisa mengatasi kepergian kompatriotnya yang secara mengejutkan dijual ke klub rival, AC Milan.

“Bonucci? Pirlo dan Vidal juga pergi, sama seperti Pogba. Butuh waktu untuk beradaptasi dan Anda juga harus menunggu para pemain baru [untuk menyatu dengan tim],” kata Chiellini kepada La Stampa.

“Mungkin kami telah kehilangan sesuatu dalam permainan kami, tapi kami memiliki lini serang terbaik. Mungkin [Miralem] Pjanic akan sedikit ditarik ke belakang.”

SIMAK JUGA: Giorgio Chiellini Kritik Pramusim Juventus

Juventus menutup rangkaian laga pramusim mereka dengan kekalahan 2-0 dari klub Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur di London, Sabtu (5/8). Chiellini yakin kekalahan itu bisa membuat timnya lebih waspada jelang bergulirnya musim baru, mereka akan mengawalinya saat menghadapi Lazio dalam ajang Supercoppa Italiana pada Minggu (13/8).

“Spurs? kami menjalani laga itu setelah mengarungi tiga pekan yang melelahkan di Amerika Serikat dan dua hari latihan yang intens. Saya telah menyangka kami akan kesulitan, tapi memang lebih baik menghadapi tim yang bermain dengan intensitas tinggi.”

“Kami butuh tamparan di wajah, agar bangkit dari tidur. Tujuannya adalah agar siap menghadapi laga Supercoppa. Kami lebih baik saat ini dibanding musim lalu.”