Emosi Kerap Meledak, Jonjo Shelvey Temui Psikiater

Shelvey gagal mengontrol emosinya dalam laga pembuka Liga Primer musim ini dan mengakibatkan Newcastle kalah.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Kapten Newcastle United, Jonjo Shelvey mengungkapkan telah mulai mengunjungi psikiater sejak tahun lalu sebagai upaya menjaga emosinya tetap stabil di lapangan.

Gelandang berusia 25 tahun tersebut akan melewatkan tiga laga The Magpies di Liga Primer Inggris setalah mendapat kartu merah langsung karena menginjak tangan Dele Alli saat timnya kalah 2-0 dari Tottenham Houtspur.

Graeme Souness: Jonjo Shelvey, Dari Kapten Jadi Badut Dalam 10 Detik!

Sikap penggawa internasional Inggris tersebut langsung dikritik habis-habisan oleh banyak pihak. Dan Shelvey pun menyadari bahwa kesukarannya dalam mengontrol emosi bisa berdampak buruk bagi kariernya.

“Lihat, terkadang saya butuh pengendalian diri di lapangan. Saya hanya perlu diam dan sebagainya. Saya tak boleh terlibat dan pergi begitu saja,” ungkap Shelvey kepada Daily Mail.

“Saya telah menemui psikiater sejak tahun lalu untuk memperbaiki mental. Itu saya lakukan setelah laga lawan [Nottingham] Forest [di Divisi Championship].”

“Kala itu saya diusir dari lapangan setelah menendang Henri Lansbury dan sikap saya tersebut seperti kekanak-kanakan.”

Shelvey bergabung dengan Newcastle setelah didatangkan dari Swansea City pada Januari 2016 lalu.