Diimbangi Timnas Indonesia, Thailand Panik

Thailand sampai harus mendatangkan secara khusus dirtek, menyiapkan menu makanan khusus, hingga perubahan tempat latihan untuk kedua kalinya.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Kepanikan sepertinya sedang melanda tim nasional (Thailand) setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh Indonesia pada laga perdana grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selasa (15/8) lalu. Thailand yang mengusung target untuk mempertahankan medali emas, sampai harus mendatangkan secara khusus direktur teknik mereka Wittaya Laohakul ke Kuala Lumpur.

Wittaya yang sudah tiba di Kuala Lumpur, kemarin, langsung menyaksikan jalannya latihan skuat yang dilatih Worrawoot Srimaka itu. Selain itu, secara khusus presiden Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT) Jenderal Pol. Somyot Poompanmoung dan sekjen FAT Letjen Pol. Pisan Jundilok, langsung berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Thailand di Malaysia untuk menyuplai makanan Thailand bagi tim sepanjang turnamen.

SIMAK JUGA: Makna Kemerdekaan Bagi Penggawa Timnas Indonesia U-22

Hal menarik lainnya adalah, manajer tim Thailand Watanya Wongopasi mengkonfirmasi mereka untuk kedua kalinya mengubah tempat latihan. Ini adalah upaya dari Thailand untuk memperbaiki performa mereka di SEA Games 2017. 

SIMAK JUGA: Penggawa Timnas Indonesia Gelar Upacara HUT RI Secara Sederhana & Khidmat Di Malaysia

Sebelumnya, Thailand memang sempat mengeluhkan kondisi lapangan latihan yang disiapkan oleh panitia penyelenggara. Mereka sebelumnya diplot untuk berlatih di Inspen Bangi. 

“Kami mencari lapangan yang layak di Kuala Lumpur dan akhirnya menetapkan Padang Kelab Aman, yang dekat dengan kami dan kami senang dengan kondisi lapangannya. FA akan bertanggung jawab atas semua biayanya,” ucap Watanya, seperti dikutip Goal Thailand.

Sementara itu, Thailand bakal menghadapi Timor Leste pada laga kedua grup B. Laga itu akan digelar di Stadion Selayang Municipal Council, Kamis (17/8) malam.