Debut VAR Di Serie A Italia & Bundesliga Jerman Berjalan Sukses

VAR, yang musim ini mulai diterapkan di Serie A dan Bundesliga, dinilai telah memberikan dampak positif dalam debutnya.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Penerapan video assistant referee (VAR) atau asisten wasit video hingga kini masih menjadi perdebatan. Namun, sistem baru ini terlihat menjanjikan setelah debut VAR yang relatif sukses di laga pembuka Serie A Italia dan Bundesliga Jerman musim ini.

Dalam partai antara Juventus dan Cagliari di Allianz Stadium, Sabtu (19/8), VAR mencuri perhatian setelah menganulir sebuah keputusan wasit Fabio Maresca jelang turun minum.

Bek kiri Juventus Alex Sandro terlihat melanggar Duje Cop di kotak penalti, namun sang wasit hanya memberikan sepak pojok untuk Cagliari. Setelah mendengar “bisikan” dari VAR, Maresca kemudian mengubah keputusannya dan menunjuk titik putih.

#serieapremium
L’immagine visualizzata con il VAR, utilizzato per la prima volta in @SerieA_TIM. Rigore contro la #Juve. #JuveCagliari pic.twitter.com/pwa05ar3g4

— PremiumSportHD (@PremiumSportHD) August 19, 2017

Beruntung bagi Juventus, penalti yang dieksekusi Diego Farias berhasil dijinakkan Gianluigi Buffon. Juventus, yang di momen bersejarah itu sedang memimpin 1-0, kemudian menambah keunggulan dan menang 3-0 atas Cagliari.

“Kami harus terbiasa menunggu keputusan. Terjadi penalti yang menghukum kami. Beruntung, kami memiliki orang terbaik di bawah mistar [Buffon]. Ia dapat memecahkan semua masalah untuk kami,” kata pelatih Juve Massimiliano Allegri selepas laga ketika ditanya soal VAR.

SIMAK JUGA: Opini: Masa Depan VAR Tanda Tanya

Sehari sebelumnya, partai pembuka Bundesliga 2017/18 di Allianz Arena antara Bayern Munich dan Bayer Leverkusen juga diwarnai oleh sebuah keputusan penalti dengan bantuan VAR.

Wasit Tobias Stieler awalnya tidak menggubris klaim penalti Bayern setelah Robert Lewandowski jatuh akibat didorong Charles Aranguiz ketika mencoba menyambut crossing. Namun setelah intervensi VAR selama 36 detik, Stieler menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning untuk Aranguiz. Lewandowski kemudian menunaikan tugasnya sebagai eksekutor dengan baik untuk membantu Bayern menang 3-1.

Charles Aránguiz Bayern Bayer Leverkusen 180817

“Itu adalah contoh sempurna bagaimana VAR membantu wasit. Saya hanya sekilas melihat pelanggaran itu. Saya tidak yakin 100 persen untuk memberikan penalti. Namun situasi ini diselesaikan dengan cepat dan tepat berkat kolaborasi dengan VAR dan semua orang menerima keputusan akhir ini,” kata Stieler seperti dikutip Bundesliga.com.

Pihak DFL dan DFB juga menyatakan rasa puasnya dengan debut VAR di Bundesliga dengan menyebut teknologi ini sebagai “tanpa cela” dan “sangat membantu”.