Carlo Ancelotti: Akademi Baru Bayern Munich Jawaban Bagus Atas Transfer Neymar

Menurut sang pelatih, pembukaan akademi baru merupakan jawaban dari Bayern Munich terkait nilai transfer fantastis Neymar.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Pelatih Bayern Munich Carlo Ancelotti percaya akademi baru klub raksasa Bundesliga Jerman itu adalah jawaban bagus atas transfer bernilai fantastis yang Paris Saint-Germain tebus untuk mendapatkan Neymar.

Pada Senin (21/8), sang juara Bundesliga telah membuka akademi baru yang menghabiskan biaya sebesar €70 juta untuk mendidik para pemain mudanya. Presiden Bayern Uli Hoeness menyebut hal itu merupakan cara klubnya menjawab nilai transfer dan gaji yang menggila saat ini.

SIMAK JUGA: Akademi Baru Bayern Munich Jawaban Untuk Inflasi Transfer Gila-Gilaan

Ancelotti sepakat, ini merupakan respons yang bagus dari Bayern dalam menanggapi rekor transfer dunia yang PSG catatkan saat merekrut Neymar seharga €222 juta.

“Itu benar, akademi merupakan jawaban yang bagus,” ujar pelatih asal Italia itu kepada Bild.

“Target dari adanya akademi adalah agar bisa membawa pemain dari sana ke tim utama, untuk membentuk pemain profesional kami sendiri.”

Bayern campus

*NO GALLERY* FC Bayern Campus

SIMAK JUGA – Stefan Effenberg: Transfer Neymar Perlihatkan Ketertinggalan Bayern Munich

Ancelotti, yang berhasil membawa Bayern menjuari Bundesliga musim lalu, berharap bisa membawa beberapa pemain dari akademi ke tim utama.

Pelatih berusia 58 tahun itu menyebutkan pencapaiannya di Real Madrid, tempat ia melatih pada 2013-2015, sebagai bukti dia bisa melakukannya.

“Saya berharap demikian. Di Madrid saya mengembangkan lima pemain dari akademi: Jese [Rodriguez], [Alvaro] Morata, Nacho, Casemiro, dan [Dani] Carvajal, yang datang kembali [setelah sempat membela Bayer Leverkusen],” kata Ancelotti.

SIMAK JUGA: Menang Di Laga Pembuka, Carlo Ancelotti Harap Bayern Munich Tampil Lebih Baik Lagi

“Saya berharap ada perkembangan yang sama bagi masa depan Bayern.”

“Berdasarkan pengalaman saya, khususnya dari akademi Milan, ketika para pemain menggunakan seragam klub yang telah mereka bela sejak di tim muda, itu akan terasa sangat spesial bagi mereka. Itu merupakan motivasi yang sangat kuat,” ungkap pelatih AC Milan periode 2001-2009 itu.