Borneo FC Terpukul Rekor Kandang Ternoda

Ponaryo dan Ricky meminta penggawa Borneo FC tidak larut dengan kekalahan, dan berusaha bangkit di laga berikutnya.


OLEH   DONNY AFRONI


Kegagalan mempertahankan rekor sempurna di kandang setelah dikalahkan Sriwijaya FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Segiri, Sabtu (5/8) sore WIB, membuat penggawa Borneo FC terpukul.

Kapten tim Ponaryo Astaman menyampaikan permintaan maaf kepada suporter atas kegagalan mendulang angka penuh. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pembelajaran yang bagus bagi pemain.

SIMAK JUGA: Sriwijaya FC Jungkalkan Borneo FC

“Mohon maaf kami mengawali putaran kedua dengan tidak bagus. Kami juga kecewa dengan kekalahan pertama di kandang, dan tentunya akan sangat berat buat pemain,” ujar Ponaryo.

“Ini menjadi ujian bagi kami untuk lebih baik lagi di pertandingan berikutnya. Tanpa kekalahan ini, kami tidak akan bertambah kuat. Saya berharap teman-teman bisa berpikir positif, dan segera bangkit.”

SIMAK JUGA: Jefri Sebut Basna Bisa Jadi Ancaman

Sementara pelatih caretaker Ricky Nelson mengakui pemain Borneo FC tampil di bawah performa. Ricky menyebutkan tim besutannya gagal mengantisipasi serangan balik, sehingga bisa dimanfaatkan Sriwijaya FC.

“Kami menargetkan kemenangan, tapi justru mendapat hasil berbeda. Ini seperti antiklimaks. Kami bermain di bawah performa, dan lawan mampu memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol,” kata Ricky.

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Borneo FC – Sriwijaya FC

Suksesor Dragan Djukanovic ini menilai kekalahan tersebut membuat tugas mereka menjadi berat untuk mencari poin pengganti. Jajaran pelatih pun akan segera melakukan evaluasi agar tidak terulang lagi di laga kandang berikutnya melawan PS TNI.

“Kami akan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Semoga kami bisa bangkit lagi, apa pun yang terjadi, karena tidak mungkin memutar waktu kembali. Kami harus mendapatkan pengganti untuk poin yang hilang,” imbuh Ricky.