Arrigo Sacchi Ragu Juventus Juara Liga Champions

Sacchi menilai Juventus hanya “bermain 15 menit dan sisanya hanya bertahan serta mengandalkan serangan balik”.


OLEH    DEWI AGRENIAWATI


Arrigo Sacchi meragukan kemampuan Juventus menyabet Liga Champions musim ini, karena mereka dinilai tak mampu mendominasi pertandingan secara penuh.

I Bianconeri menjadi kampiun Serie A enam kali beruntun dan dua kali menembus final Liga Champions dalam tiga musim terakhir, namun mereka kalah dari Barcelona pada 2015 dan menyerah dari Real Madrid di musim lalu.

Sacchi, yang pernah membawa AC Milan juara Piala Champions dan Piala Super Eropa dua musim beruntun, mempertanyakan kemampuan Juve untuk keluar sebagai jawara.

“Klub-klub dominan memenangkan Liga Champions, mulai dari Real Madrid besutan Alfredo Di Stefano hingga Ajax di 1970 lalu Barcelona bersama Pep Guardiola,” buka Sacchi kepada Mediaset Premium.

Arrigo Sacchi Quote

“Saya sangat suka Juve ketika mereka mengambil inisiatif, tapi mereka bermain seperti itu selama 15 menit dan kemudian mengalami kemunduran, hanya bertahan dan mencari serangan balik.

“Mereka tidak memaksimalkan potensi menyerang atau menyuplai striker mereka. Saya ingin tanya Max Allegri mengapa mereka melakukan itu. Saya takut ini maslaah fisik, jadi tim ini tak dapat bermain dengan gaya tertentu selama pertandingan.

“Banyak fans Juventus menanyakan hal yang sama pada saya dan saya sejujurnya ingin tahu juga.”