Skuat Tebal, Real Madrid Kaya Opsi Formasi

Punya rencana pertandingan yang bervariasi dengan stok pemain melimpah, Zidane punya kans besar menghadirkan prestasi yang lebih fenomenal.


OLEH   Gunawan Widyantara       Ikuti di twitter


Terbuka kemungkinan loyalis Real Madrid tidak akan terlalu sering melihat trio Gareth Bale, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo beredar di lini serangan Los Blancos pada musim depan.

Formasi 4-3-3 dengan trio BBC memang sudah begitu melekat pada Real Madrid dan telah menghadirkan beragam sukses terutama pada dua musim terakhir namun demikian isyarat kuat sudah diperlihatkan pelatih Zinedine Zidane terkait perubahan skema andalan untuk kompetisi mendatang.

Aktifitas Los Blancos di bursa transfer pemain musim panas sekarang ini juga seolah-olah telah memberi sinyal awal karena sekarang El Real tidak lagi sekadar memburu bintang namun dihubungkan dengan kebutuhan tim dengan rencana yang cermat.

Theo Hernandez Real Madrid

Transfer Theo Hernandez dari Atletico Madrid telah dirampungkan manajemen klub dan pemain ini didatangkan sebagai pelapis sekaligus memberi kompetisi bagi Marcelo di sektor kiri pertahanan.

Setelah Theo datang, ‘kejutan’ hadir dari ibu kota Spanyol yaitu kepergian James Rodriguez ke Bayern Munich dengan status pinjaman selama dua tahun. James memang sudah lama gatal ingin meninggalkan Bernabeu dan keinginannya itu sekarang telah berhasil diwujudkan.

Setelah kepergian bintang asal Kolombia tersebut, terkini El Real sukses mendatangkan pemain masa depan tim nasional Spanyol Dani Ceballos, gelandang yang begitu diandalkan Real Betis pada musim lalu dan berhasil menyambar predikat Pemain Terbaik Euro U-21 musim panas ini.

Dani Ceballos Spain U21s

Meski James sudah menghilang, kehadiran Ceballos tetap membuat sesak sektor gelandang Madrid dengan kualitas di atas rata-rata. Mereka dipastikan bakal habis-habisan mencuri perhatian Zidane untuk menjadi pemain reguler.

Namun dengan stok melimpah tersebut, akan sulit bagi formasi 4-3-3 milik Zinedine Zidane untuk memberikan menit bermain memuaskan pada mereka tetapi rasa-rasanya ini bukan masalah bagi juru taktik asal Prancis tersebut karena terbukti dia bisa dengan jitu meramu rotasi pemain dan menerapkan rencana pertandingan yang berbeda dengan hasil memuaskan.

GFX Formasi Real Madrid

Menuju tangga juara Spanyol dan Eropa, Zidane setidaknya mengusung enam formasi berbeda di sepanjang musim. Tentu saja 4-3-3 mendominasi dengan selingan 4-3-1-2 dan 4-2-3-1 di tambah formasi lainnya sesuai dengan perkembangan amunisi seperti 5-3-2, 3-5-2 dan 4-4-2.

Salah satu kondisi yang bisa membuat loyalis Los Blancos semakin tersenyum lebar terletak pada empat pertandingan terakhir di Liga Champions pada musim lalu, ketika itu Zidane benar-benar mengabaikan 4-3-3 untuk beralih ke 4-3-1-2. Dampaknya istimewa, tim sekelas Bayern Munich, Atletico Madrid dan Juventus -di final- bisa mereka taklukkan dengan cara meyakinkan.

Secara total di empat pertandingan terakhir tersebut Madrid mengumpulkan 12 gol yang tersebar rata masing-masing empat ke tiga tim yang dipandang punya kekuatan terbaik di Eropa.

Cristiano Ronaldo Zinedine Zidane Real Madrid

Sementara itu di lima pertandingan terakhir La Liga, skema 4-2-3-1 dan 4-3-1-2 membantu El Real menstabilkan diri di tengah-tengah jadwal yang ketat yang disempurnakan dengan berjalannya rotasi dengan baik.

Buktinya? Setelah tersungkur 3-2 di El Clasico di Santiago Bernabeu, pasukan Zidane menyapu bersih semua pertandingan tersisa untuk melepaskan diri dari tekanan Barcelona di puncak dan mewujudkan ambisi menjadi raja sepakbola Spanyol.

Mungkin saja sekarang sedang terjadi evolusi formasi di ibu kota Spanyol namun andaipun tidak, dengan melimpahnya formasi dan ketebalan skuat yang mumpuni, Zidane punya modal yang sangat bagus untuk membawa pasukannya meraih prestasi yang lebih fenomenal dari sebelumnya. Sapu bersih gelar juara? Kenapa tidak!

Footer Goal Indonesia Instagram