PREVIEW Liga 1 2017: Persegres Gresik United – Sriwijaya FC

SFC ingin ambil keuntungan lantaran pada laga ini bermain di tempat netral.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK    


Tambahan poin sama-sama dibutuhkan Persegres Gresik United dan Sriwijaya FC (SFC) yang bakal saling jumpa di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (24/7) malam. Itu untuk memperbaiki posisi masing-masing tim di klasemen sementara.

Gresik United harus menjamu SFC di Lamongan, lantaran home base mereka di Gresik sedang digunakan untuk gelaran Kejuaraan Voli Asia 2017. Sehingga bagi tim Laskar Joko Samudro, pertandingan kontra SFC tersebut tak ubahnya seperti laga kandang rasa tandang.

“Apapun yang terjadi kami tetap semangat, kami kemarin main di PS TNI dan saat lawan Arema juga tetap semangat. Sehingga kami bisa unggul meski kemudian kalah,” ucap Hanafi, pelatih Persegres Gresik United.

SIMAK JUGA: Hanafi Putar Otak Matikan Duet Maut Sriwijaya

Hanya saja, Hanafi enggan memperpanjang permasalahan tersebut. Karena menurutnya, kini para pemain asuhannya terlihat lebih bersemangat dan bergairah saat melakoni latihan, menyusul pergantian asisten pelatih dari Suwandi HS kepada Khusairi.

“Semua itu pasti ada pengaruh, tapi kelihatannya anak-anak lebih fresh, ada gairah, ya seharusnya begitu supaya tidak jenuh. Mudah-mudahan besok (hari ini) dapat dibuktikan, seperti lawan Persija (Jakarta), anak-anak main semangat semua,” jelasnya.

Hanya saja, sebelum laga kontra SFC dilakoni, Gresik United harus kembali kehilangan pemain. Karena dalam laga nanti, Fitra Ridwan memilih mengikuti jejak Dave Mustain untuk meninggalkan tim.

Terdepaknya Fitra lantaran evaluasi yang dilakukan pihak manajemen dan tim pelatih Laskar Joko Samudro. Untuk pemain pengganti pada putaran kedua nanti pun sudah disiapkan. Namun masih dirahasiakan oleh manajemen Gresik United.

“Fitra sudah keluar dan sudah diberi surat sama pengurus. Sudah pasti tidak main. Tapi kami sudah siap, kebetulan saat Fitra kemarin nggak hadir kami siapkan Yusuf (Efendi) di tengah, dan dia sudah buktikan pada saat lawan Arema dan PS TNI,” beber Hanafi.

SIMAK JUGA: Sriwijaya Berharap Rezeki

“Untuk Choi (Hyun Yeon), pas lawan Arema dia itu masih 60 persen, pas lawan PS TNI sudah sempat kami coba agar maksimal, tapi cuma bisa 15 menit saja. Jadi besok (hari ini) kami beri tahu, apakah dia sudah 100 persen atau tidak, tapi tetap dibawa. Sementara dimainkan atau tidak, kita lihat besok (hari ini),” lanjutnya.

Sementara itu, mengemban tugas menggantikan peran Fitra Ridwan sebagai pengatur alur permainan tim Laskar Joko Samudro, Yusuf mengatakan dirinya sudah siap. Begitu juga dengan rekan-rekannya, yang memiliki tekad untuk bisa memenangi pertandingan.

“Kondisi pemain sudah siap. Dari latihan kemarin sudah siap dan semangat. Mudah-mudahan kami akan dapat poin penuh,” harap Yusuf.

Tidak ingin kalah dengan tuan rumah, SFC juga mengusung target tinggi dalam pertandingan tersebut. Tim Laskar Wong Kito berjanji bakal tampil ngotot guna mendapatkan poin, untuk bisa memperbaiki peringkat di klasemen sementara.

“Kami akan berusaha bermain sebaik mungkin, semaksimal mungkin, dan berusaha untuk memenangkan pertandingan,” ujar pelatih caretaker Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.

“Akan kami ambil keuntungan, karena dengan ini kami akan bermain di lapangan netral. Jadi mudah-mudahan ini akan menjadi baik buat kami. Saya selalu tidak pernah mewaspadai satu orang, tapi satu tim,” sambungnya.

SIMAK JUGA: Gresik United Mau Hijrah Ke Lamongan

Hartono juga masih heran dengan capaian Sriwijaya hingga berakhirnya putaran pertama Liga 1, yang masih tertahan di posisi ke-15. Capaian ini, tentu berbeda dengan apa yang biasa mereka dapatkan pada kompetisi maupun turnamen sebelumnya.

“Sriwijaya ini tidak biasa berada di posisi 15, hanya saya tidak mau bilang kenapa-kenapa. Hanya yang penting sekarang, bagaimana caranya harus segera naik. Saya nggak tahu, tapi salah satunya ya memenangi laga lawan Gresik,” papar Hartono.

Menurut Hartono, Sriwijaya FC belum bisa memainkan Zalnando dan Bio Paulin saat menghadapi Gresik United karena masih mengalami cedera. Sementara Marco Sandy Maraudje yang sempat dikabarkan tengah tersandung kasus penganiayaan dan pemerkosaan, tidak dibawa dalam lawatan ini dengan alasan rotasi pemain.

“Nggak ada kasus apa-apa. Kalau saya nggak bawa mereka (dia), itu semata karena jadwal Sriwijaya itu padat, terlalu dekat karena ada penundaan kapan hari itu. Jadi kami harus mengadakan rotasi pemain,” kilah eks pelatih Persik Kediri itu.

Di sisi lain, gelandang SFC Yu Hyun Koo juga menegaskan kesiapan timnya pada laga ini. “Teman-teman sudah siap semua. Kami ingin bisa raih poin, untuk bisa membawa tim lebih baik dari posisi 15 di klasemen. Karena kami semua tidak ingin Sriwijaya di posisi 15, jadi kami harus bisa menang lawan Gresik,” ucap 8Yu.(gk-43)

Prakiraan Susunan Pemain:

Persegres Gresik United: Fitrul Dwi Rustapa; Achmad Faris, Goran Ganchev, I Gusti Rustiawan, David Faristian; Moh Said, Agus Indra Kurniawan, Yusuf Efendi; Arsyad Yusgiantoro, Komarodin, Patrick da Silva

Sriwijaya FC: Teja Paku Alam; Bobby Satria, Yanto Basna, Gilang Ginarsa, Indra Permana; Ichsan Kurniawan, Yu Hyun Koo, Tijani Belaid, Airlangga Sucipto; Alberto Goncalves, Hilton Moreira