Jurgen Klopp Abaikan Masa Suram Mohamed Salah Di Chelsea

Sang winger sempat kepayahan dalam karier pertamanya di Inggris, namun Klopp tidak menganggap penting hal tersebut.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Manajer Liverpool Jurgen Klopp menegaskan jika dirinya tidak memedulikan sejarah buruk Mohamed Salah di Chelsea ketika memutuskan untuk memboyong sang winger Mesir di musim panas ini.

Salah didatangkan ke Anfield dengan rekor transfer klub, yang bisa menembus €50 juta, setelah tampil mengilap di AS Roma dan Fiorentina. Namun, sebelum meledak di Italia, karier Salah sempat stagnan di Inggris, dengan hanya mencatatkan 19 penampilan dan dua gol bersama Chelsea.

“Banyak pemain yang kesulitan di Chelsea. Kevin De Bruyne salah satunya, lalu Salah. Tetapi, kami tidak memedulikan seperti apa kariernya di Chelsea,” kata Klopp dalam jumpa pers jelang laga pramusim melawan Crystal Palace di Hong Kong, Rabu (19/7).

SIMAK JUGA: Salah Cetak Gol Debut, Liverpool Tertahan

“Saat masih di Basel, dia mampu membuat saya dan Borussa Dortmund terkesan. Ketika saya mencoba untuk merekrutnya, dia sudah dibeli Chelsea. Lalu dia kepayahan di Chelsea karena kepindahan itu terlalu cepat.”

“Tapi sebetulnya di adalah pemain komplet. Dia sangat cepat, mampu bermain di banyak laga, membuat peluang dan mencetak gol. Dia adalah pemain kidal, tipe pemain yang tidak banyak kami miliki. Ini membuatnya sangat berharga di tim ini. Saya bahagia dengannya, tetapi dia masih perlu belajar banyak,” jelas Klopp.

Selain Salah, Klopp juga membahas dua pemain lain yang di sepanjang musim lalu kerap dibekap cedera, Daniel Sturridge dan Jordan Henderson. Keduanya diikutsertakan ke dalam tur pramusim di Hong Kong dan diharapkan Klopp bisa fit 100 persen di musim depan.

HD Daniel Sturridge Jordan Henderson Liverpool

“Daniel berada dalam kondisi terbaik sejak saya berada di sini. Dia sudah menjalani cukup istirahat di tahun ini dan tentu saja saya berharap dia berada dalam bentuk fisik terbaik di musim depan,” sambung Klopp.

“Jordan juga sudah siap, namun dia masih harus menemukan ritme bermainnya. Pramusim ini penting baginya untuk terus bermain dan berlatih sesering mungkin. Dia adalah pemain penting bagi tim ini,” tandasnya.