Dani Ceballos Ingin Belajar Dari Luka Modric & Toni Kroos Di Real Madrid

Setelah resmi bergabung dengan Real Madrid, Ceballos berharap suatu hari nanti bisa menjadi gelandang hebat seperti Luka Modric dan Toni Kroos.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI     Ikuti di twitter


Pemain baru Real Madrid Dani Ceballos berharap bisa banyak belajar dari para seniornya seperti Luka Modric dan Toni Kroos yang masuk jajaran gelandang terbaik di Eropa saat ini.

Ceballos telah menandatangani kontrak enam tahun dengan klub juara La Liga Spanyol itu. Gelandang berusia 20 tahun tersebut diizinkan hengkang setelah Real Betis menerima tawaran €18 juta dari Los Blancos.

SIMAK JUGA: PROFIL – Dani Ceballos:  Ditolak Sevilla, Sekarang Galactico

Pemain asal Spanyol itu kini menyatakan siap untuk banyak menyerap ilmu dari  para pemain bintang khususnya dua gelandang tengah andalan Madrid, Modric dan Kroos.

“Saya adalah pemain muda,” ujar Ceballos di sesi konferensi pers Kamis (20/7), seperti dikutip dari Goal Internasional.

luka modric toni kroos - real atletico - champions league final - 28052016

“Saya punya ekspektasi besar untuk menikmati ini, untuk belajar dari para pemain fantastis dan berada di level tertinggi, belajar dari mereka dan berupaya agar suatu hari nanti bisa menjadi seperti Luka, Toni – menjadi bagian dari sejarah klub ini.”

Ceballos mencatakan 30 penampilan di ajang La Liga musim lalu dan berhasil membantu Real Betis selamat dari degradasi.

Meski masih berusia muda dan belum terlalu banyak pengalaman, sang gelandang mengatakan tidak penah merasa ragu untuk pindah ke klub sebesar Real Madrid dan ia bertekad mendapatkan saru tempat di tim inti.

SIMAK JUGA: Dani Ceballos Berambisi Buat Real Madrid Makin Gemilang

“Memakai seragam Real Madrid bagi saya adalah tentang kebanggaan besar, begitupula menjadi bagian dari keluarga klub besar ini,” kata Ceballos.

“Sebenarnya saya tidak memiliki keraguan. Saya berada di tempat yang saya inginkan. Mereka menghubungi saya dan saya langsung ingin bermain untuk Real Madrid.”

“Kita tahu betapa besar persaingan di tim ini. Saya harus bekerja keras di setiap sesi latihan, setiap menit yang sang pelatih berikan kepada saya, dan bisa mencari ruang untuk diri saya sendiri di dalam tim dan menjadi bagian dari tim ini.”