Bukan 10, Ini Nomor Kostum Pilihan Federico Bernardeschi

Bernardeschi ternyata tak memilih nomor punggung 10 di Bianconeri seperti yang diprediksi banyak kalangan.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Federico Bernardeschi sudah menjatuhkan pilihan pada nomor punggung 33 di Juventus dan bukan 10 seperti yang diyakini banyak orang.

Sebelumnya, nomor 10 sudah identik dengan rekrutan anyar Bianconeri tersebut sama seperti yang dikenakannya semasa membela Fiorentina sepanjang kampanye musim 2016/17 kemarin.

Sang gelandang serang berusia 23 tahun merasa belum siap untuk mengenakan nomor punggung spesial di Juventus, seperti yang pernah dipakai para legenda klub seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero and Michel Platini.

Sepuluh Fakta Menarik Tentang Federico Bernardeschi

“Nomor 10 memang saya sukai, tapi saya harus berjuang mendapatkannya. Memakai nomor 33 adalah pilihan tepat untuk saat ini,” demikian penjelasan Bernardeschi soal pilihannya seperti dikutip Goal Italia.

“Saya ulangi, Anda harus berjuang untuk mendapatkan nomor 10. Mengapa saya pilih nomor 33? Saya memilihnya karena alasan keagamaan.”

“Juventus adalah salah satu klub top di dunia. Anda seketika akan tenggelam dalam mental sebagai pemenang di sini. Persaingan untuk mendapatkan posisi ketat, tapi itu adalah hal positif bagi saya dan rekan-rekan.”

“Sudah selalu saya katakan bahwa [Gigi] Buffon adalah figur contoh bagi semuanya. Selalu spesial untuk bisa mendapatkan pujian dari [Alessandro] Del Piero dan Buffon. Terima kasih pada keduanya!”

Federico Bernardeschi GFX

“Saya datang ke sini untuk membantu Juventus terus melanjutkan kinerja bagus selama enam musim terakhir. Saya ingin membantu tim meraih Scudetto ketujuh secara beruntun dan mencapai semi-final Liga Champions, setidaknya,” imbuhnya.

Tentang hinaan dari fans Fiorentina yang ditujukan kepadanya sebagai bentuk kekecewaan atas transfernya ke Juventus, sang penggawa internasional Italia menanggapinya dengan kalem.

“Ejekan dari fans Fiorentina? Itu bagian tak sehat dari komunitas, beberapa fans mendoakan saya mati lewat media sosial. Saya punya personalitas kuat, saya pikir itu hanya masalah sosial,” tutur Bernardeschi.

“Tapi saya ingin mengucapkan terima kasih pada Fiorentina atas 12 tahun kebersamaan.”