Borneo FC Dinilai Kalah Semangat

Djukanovic enggan menyoroti individu pemain, dan menilai kekalahan menjadi tanggung jawab kolektif.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   


Pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic mengaku kecewa dengan performa yang diperlihatkan pemain saat dikalahkan Persela Lamongan 3-1 di Stadion Surajaya kemarin pada laga pekan ke-13 Liga 1 2017.

Performa mengesankan seperti ketika Menggasak Madura United 3-0 tidak terlihat di laga itu. Djukanovic menyebutkan pemain Borneo FC tampil di bawah performa yang diharapkan.

SIMAK JUGA: Herkis Berharap Pemain Makin Percaya Diri

“Kami bermain bagus di home, tapi sangat buruk saat away. Ini yang menjadi catatan saya. Kami tidak puas dengan cara kami kalah. Pemain bermain di bawah rata-rata seperti tidak tahu apa yang saya instruksikan. Semua pemain bermain tidak seperti biasanya,” cetus Djukanovic.

“Saya tidak mau komentar soal [individu] pemain, sebab sepakbola adalah permainan tim. Baik kalah atau menang, itu semua karena tim. Saya tidak mau menonjolkan satu-dua pemain, semua harus main kompak. Kalaupun ada yang kurang dengan itu, saya biasa langsung bicarakan dengan pemain.”

SIMAK JUGA: Persela Bungkam Borneo FC

Dengan performa seperti itu, Djukanovic menganggap Persela pantas memenangi pertandingan. Semangat yang diperlihatkan tuan rumah menuai pujian, mengingat mereka tidak diperkuat sebagian besar legiun asingnya.

“Persela bermain penuh semangat, bahkan sampai 150 persen. Inilah sepakbola, dan memang itu kuncinya. Selain semangat, pemain harusnya juga disiplin dalam setiap menjalani pertandingan. Persela bermain cepat dan kolektif,” ucap dia.

SIMAK JUGA: Skuat Terbaik Borneo Siap Raih Tripoin Tandang Pertama

Hal yang sama juga diungkapkan Ponaryo Astaman. Kapten Borneo FC ini mengakui tim bermarkas di Samarinda itu kalah ngotot dibandingkan tuan rumah, sehingga mereka gagal mengembangkan permainan.

“Sama seperti dengan yang diungkapkan pelatih, Persela bermain lebih ngotot, daya juang tinggi, dan penuh determinasi. Itu yang membuat kami kesulitan berkembang,” beber Ponaryo. (gk-43)

 

Footer Goal Indonesia Instagram