Barcelona Jelaskan Situasi Marco Verratti

Barcelona dan Verratti saling menginginkan, tapi presiden PSG enggan melepas pemain andalannya.


OLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter


Presiden Barcelona, Josep Maria Bertomeu, menjelaskan situasi transfer Marco Verratti. Gelandang Italia itu tertarik untuk pindah ke Camp Nou, tapi Paris Saint-Germain kokoh mempertahankannya.

Blaugrana menetapkan Verratti sebagai prioritas transfer musim ini. Pendekatan telah dilakukan dan uang sebesar €80 juta siap digelontorkan. Adapun sang presiden pesimistis transfernya bisa terwujud.

SIMAK JUGA – Radar Transfer: Verratti

“[La Liga] adalah satu-satunya liga yang membutuhkan klausul transfer,” ungkapnya pada Mundo Deportivo. “Ini jadi masalah buat kami karena Anda tak tahu berapa harga seorang pemain hingga tahap negosiasi.”

“Saya gunakan contoh Verratti, seorang pemain yang ingin kami datangkan. Para pelatih yakin ia cocok dengan gaya bermain lini tengah Barca dan kami tahu sang pemain dengan senang hati ingin bergabung dengan Barca.”

GFXID - Marco Verratti, Barcelona

“Namun ketika Anda mengontak PSG dan bicara dengan presiden mereka, ia mengatakan [Verratti] tidak akan dijual dan tak ada klausul penjualan. Dengan begitu, presiden yang memutuskan apakah ingin duduk dan membuka negosiasi dengan kami.”

“Dalam konteks ini, sepakbola Spanyol tak berdaya. Di sini ada klausul transfer dan di luar negeri tidak ada, dan para tim luar bisa datang ke sini dan membayar, sementara kami tak bisa.”

SIMAK JUGA – Verratti Ultimatum PSG

“Kami belum duduk bersama PSG, terlepas dari informasi tentang hasrat sang pemain untuk Barca. Untuk saat ini, kami harus menerimanya. Kami telah mengalaminya dengan Cesc [Fabregas], ketika Arsenal tak mau bernegosiasi dengan kami selama setahun.”

“Jika Verratti punya klausul, kami bisa langsung mendapatkannya. Hingga 31 Agustus, saya tak tahu apakah kami bisa duduk dan bernegosiasi. Tidak ada formula sihir. Jika mereka tak ingin menjualnya, ya sudah …”

“Sang pemain telah mengatakan niatnya untuk hengkang, tapi PSG telah menegaskan bahwa ia hanya boleh melakukannya ketika kontraknya telah berakhir,” pungkas Bartomeu.