Allianz Junior Football Camp 2017 Akan Bawa Dua Talenta Muda Indonesia Ke Jerman

Tahun ini terdapat 3.954 remaja yang mengikuti seleksi untuk bersaing mendapatkan kesempatan berharga berlatih di Munich.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


Untuk keenam kalinya, Allianz Junior Football Camp (AJFC) kembali digelar di Indonesia. Kegiatan tersebut akan kembali memberikan kesempatan sekali seumur hidup kepada dua remaja tanah air untuk merasakan dilatih layaknya pemain profesional oleh para pelatih tim junior Bayern Munich.

Sejak berlangsung pada 2012, program AJFC yang diselenggarakan oleh perusahaan asuransi asal Jerman itu telah mengirimkan 15 pesepakbola muda Indonesia untuk berlatih di Munich Camp, Jerman. Tahun ini tercatat lebih dari 3.954 remaja berusia 14-16 tahun yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi. 

Allianz Indonesia secara resmi telah membuka kegiatan seleksi AJFC 2017 pada Sabtu (8/7). Sebanyak 350 remaja diundang untuk mengikuti proses seleksi di Lapangan Mabak Blok M. 

Tidak hanya proses seleksi, kegiatan tersebut juga menyertakan coaching clinic yang dihadiri legenda Bayern Giovane Elber. Mantan pemain yang menghabiskan enam tahun (1997-2003) karirnya di klub rakasasa Jerman tersebut menjadi duta kegiatan AJFC di Asia.

Dalam proses seleksi tersebut akan terpilih sepuluh peserta yang akan mengikuti Asia Camp di Bali pada 31 Juli-4 Agustus 2017. Dalam periode tersebut para peserta akan mengikuti youth camp dan serangkaian kegiatan pelatihan sepakbola oleh tim pelatih Bayern Munich junior bersama para remaja dari negara-negara asia lainnya.

Setelah itu, sama seperti edisi sebelumnya, akan terpilih dua peserta dari Indonesia yang mendapatkan kesempatan mengikuti Munich Camp di Jerman pada Agustus 2017. 

SIMAK JUGA: Jadi Pemenang Allianz Junior Football Camp 2016, Dua Remaja Indonesia Ini Berangkat Ke Munich

“Kami mengucapkan selamat kepada remaja-remaja berbakat dari Indonesia yang telah mengikuti AJFC 2017. Allianz sangat bangga bisa terus mendukung remaja Indonesia untuk terus mengembangkan potensi, karakter dan pergaulan secara positif sekaligus mengasah bakat sepakbola dalam pengalaman yang tak akan terlupakan seumur hidup mereka nantinya,” kata Karin Zulkarnaen, Head of Market Allianz Indonesia.

Ia juga menyampaikan alasan mengapa Allianz Indonesia memilih sepakbola sebagai jalur untuk mengembangkan diri bagi para remaja.

Elber, Karin Zulkarnaen, Yeyen Tumena AJFC 2017

“Banyak hal-hal positif yang bisa kita dapat dari sepakbola. Kami tidak hanya mengembangkan bibit [pesepakbola] yang bagus, kami juga bisa turut membangun karakter yang positif untuk para remaja ini,” tambahnya, dalam sesi konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (8/7).

Elber dan mantan bek timnas Indonesia era 1990-an Yeyen Tumena juga hadir dalam konferensi pers tersebut. Mereka turut mengapresiasi kesempatan yang Allianz berikan untuk para remaja di Indonesia.

SIMAK JUGA – Giovane Elber: Pemain Muda Butuh Kompetisi

“Indonesia punya bakat-bakat yang besar, butuh program latihan yang berkualitas untuk mengembangkan mereka. Mereka tidak kalah dibanding talenta muda lainnya di dunia,” kata pria asal Brasil yang turut membantu Bayern menjuarai Liga Champions pada musim 2000/2001 itu.

“Allianz melakukan hal yang tepat dengan mengadakan kegiatan ini karena mereka telah membuka kesempatan bagi semua pihak,” tambahnya.

Sementara Yeyen berharap dengan adanya kegiatan ini talenta sepakbola Indonesia bisa menembus klub papan atas Eropa seperti Bayern.

“Semoga saja ada yang bisa bermain di sana. Tapi jika tidak, saya berharap para pemain yang mendapatkan kesempatan berlatih di Munich bisa memanfaatkan ilmu yang mereka dapatkan dari Eropa ke Indonesia,” ungkap Yeyen.

SIMAK JUGA: Halaman Khusus Bayern Munich

Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, AJFC tahun ini secara khusus juga mengadakan program #PahlawanSepakbola untuk memberikan penghargaan bagi pelatih, guru olahraga, atau mereka yang mendedikasikan diri untuk kemajuan sepakbola Indonesia 

Program tersebut dilakukan dengan cara mengajak masyarakat menominasikan sosok-sosok inspiratif mereka dalam sepakbola melalui naskah yang dikirimkan ke Allianz Indonesia.

Tercatat ada 326 cerita yang masuk dan sepuluh sosok dalam cerita tersebut terpilih untuk menghadiri talk show “Coach to Coach” bersama Elber dan Yeyen.

Satu orang yang terpilih sebagai cerita terbaik akan ditunjuk menjadi asisten pelatih Elber dalam Asia Camp di Bali.

Imam Nugraha yang merupakan pelatih futsal di ASTAM (Akademi Sepakbola Tangerang Selatan Muda), pelatih di PaSS (Parung Soccer School), dan pembina ekstrakurikuler sepakbola di SMPN 1 Parung, terpilih sebagai pemenang #PahlawanSepakbola edisi pertama ini.