AC Milan Segera Pecahkan Rekor Transfer Klub

Setelah belanja jor-joran di musim panas ini, Rossoneri berpotensi besar memecahkan rekor transfer sendiri yang telah bertahan dua windu lamanya.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Belanja, belanja, dan belanja. AC Milan sedang dilanda demam belanja pemain. Suntikan ratusan juta euro dari pemilik baru asal Tiongkok, yang dipimpin Li Yonghong, adalah pemicunya.  

Kedatangan Andrea Conti dari Atalanta pada Jumat (7/7) lalu resmi menjadikannya sebagai rekrutan ketujuh Milan di bursa transfer musim panas ini. Conti diboyong dengan biaya €25 juta plus Mattia Pessina kepada Atalanta.

Dengan demikian, menurut data dari Transfermarkt, Milan total sudah membelanjakan €155 juta. Itu sudah termasuk biaya peminjaman ditambah biaya pembelian wajib untuk dua pemain, yakni Franck Kessie dan Fabio Borini.

SIMAK JUGA: Montella Yakin Owner Milan Akan Belikan Striker Top

Andre Silva tercatat sebagai yang termahal di angka €38 juta, yang berpotensi membengkak €40 juta jika menghitung bonus. Sementara tiga pemain lainnya adalah Hakan Calhanoglu, Mateo Musacchio, dan Ricardo Rodriguez. Beli empat pemain lagi, maka Milan sudah bisa membangun kesebelasan baru hanya lewat sekali bursa transfer!

Menariknya, total pembelanjaan Milan senilai €155 juta tersebut sama persis dengan rekor transfer mereka pada musim 2001/02. Transaksi keuangan di Italia ketika itu masih menggunakan mata uang lira sehingga jika dikonversi ke euro, maka jumlah pembelanjaan Milan juga menyentuh angka €155 juta.

Ini menjadi bukti bahwa Milan pernah kaya raya (dan boros) sebelum Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani menerapkan kebijakan transfer hemat dalam beberapa tahun terakhir. Sebanyak sembilan pemain direkrut di musim itu. Tiga yang termahal, yakni Manuel Rui Costa, Filippo Inzaghi, dan Andrea Pirlo, terbukti menjadi rekrutan top dan layak dilabeli sebagai legenda klub.

GFXID Rekor Transfer Milan

Meski demikian, belanja besar-besaran itu tidak langsung memberikan dampak instan. Milan tampil tidak memuaskan di sepanjang musim 2001/02, dengan gagal meraih satu pun trofi. Sang pelatih, Fatih Terim, hanya bertahan lima bulan sebelum digantikan oleh Carlo Ancelotti.

Barulah di musim 2002/03, Rossoneri berjaya dengan menjuarai Liga Champions dan Coppa Italia, lalu dilanjut dengan raihan Scudetto semusim setelahnya. Trio Rui Costa, Inzaghi, Pirlo menjadi tumpuan Milan dalam kesuksesan itu.

Jajaran manajemen Milan tentu berharap bisa mengulangi sejarah manis itu lewat gelontoran fulus fantastis di musim panas ini. Rekor transfer klub sangat mungkin terpecahkan dalam waktu dekat karena Milan masih mengincar sejumlah pemain seperti Lucas Biglia, Ivan Kalinic, Keita Balde Diao, hingga yang paling ambisius: memulangkan Pierre Emerick-Aubameyang.

Bukan tidak mungkin total belanja Milan bisa menembus lebih dari €200 juta pada akhir Agustus nanti. Tugas berat menanti Vincenzo Montella untuk meracik kumpulan pemain mahal ini menjadi skuat juara.