Zinedine Zidane Beruntung? Real Madrid Punya Manajer Kelas Dunia!

Legenda sepakbola Prancis ini mengumpulkan empat trofi dalam kurun waktu kurang dari 18 bulan.


OLEH  Ben Hayward           PENYUSUN: Gunawan Widyantara     Ikuti di twitter


Gemilang sebagai pemain, Zinedine Zidane juga melambung sebagai pelatih.

Baru saja Real Madrid disahkan sebagai juara La Liga Spanyol 2016/17 setelah mengalahkan Malaga dengan skor 2-0 di La Rosaleda. Gol kilat Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema memastikan pesta juara di ibu kota Spanyol dan secara personal ini juga menjadi pesta Zidane. 

SIMAK JUGA – Laporan Pertandingan: Malaga 2-0 Real Madrid

Ketika meneruskan pekerjaan Rafael Benitez pada Januari tahun lalu, banyak pihak mengklaim Zidane beruntung tetapi sejumlah catatan memperlihatkan hal sebaliknya. Zidane tahu persis apa yang dilakukannya.

Dari sudut pandang apapun, Zidane adalah perjudian terakhir Florentino Perez yang secara kontroversial memecat Carlo Ancelotti pada musim panas 2015. Ditunjuknya Benitez sebagai pemimpin El Real dianggap keputusan aneh hingga tuntutan mundur pada sang presiden bergaung keras di Santiago Bernabeu. 

Zidane kemudian dikedepankan dan dia sukses membawa Madrid meraih sejumlah kemenangan beruntun hingga hanya terpaut seatu poin dari Barcelona di La Liga 2015/16, lalu sepekan kemudian sang legenda membawa tim mengangkat trofi Liga Champions mengalahkan Atletico Madrid.

Zidane Champions League 2016

Untuk pelatih ‘anyar’ yang baru menangani tim selama enam bulan, pencapaian ini jelas luar biasa, namun tetap saja keraguan terhadapnya tidak luntur dengan argumen apa yang telah dilakukannya tidak jauh berbeda dengan kisah Roberto Di Matteo bersama Chelsea.

Di awal musim baru Madrid mengklaim Piala Super UEFA dan pada Desember giliran trofi Piala Dunia Antarklub diraih. Namun sederet gol telat yang memaksa perpanjangan waktu sebelum berpesta juara membuat label beruntung masih melekat pada diri Zidane.

SIMAK JUGA: Zinedine Zidane Minta Florentino Perez Datangkan N’Golo Kante

Baiklah, tetapi bukankah keberuntungan adalah bagian dari sepakbola dan sering berpihak pada pelatih papan atas? Rekor Zidane buktinya.

Zidane mengumpulkan tujuh poin lebih banyak dari Barca selama melatih Real Madrid (dua musim), bahkan dia punya 21 poin lebih banyak dari yang diraih Atletico.

Ancelotti boleh berjaya di Italia, Inggris, Prancis dan Jerman tetapi dia tak kuasa mengantarkan Los Blancos ke tangga juara La Liga dalan dua kali percobaan. Sementara itu Zidane lebih baik, dia menjadi pelatih pertama yang mengantarkan El Real juara liga setelah kali terakhir dihadirkan Jose Mourinho.

SIMAK JUGA: Rekor Brilian! Cristiano Ronaldo Tembus 400 Gol Untuk Real Madrid

“Kami berada di posisi sekarang karena kinerja Zidane,” kata Isco sebelum pertandingan. “Berkat rotasi yang dilakukannya, kami punya peluang meraih gelar ganda musim ini.”

GFXID: Quote Zidane Ego Pemain

Tugas pertama tuntas, tantangan di final Liga Champions di awal Juni menanti.

Ada hal istimewa di balik komentar yang dilontarkan Isco. Masa lalu Zidane sebagai pemain bahkan simbol Madrid membuatnya dihormati seisi tim yang dihuni pemain-pemain berlabel bintang -sebuah hal yang tidak pernah bisa didapat Benitez di Bernabeu.

Demi Kursi Presiden, Florentino Perez Siap Datangkan Kylian Mbappe

Mendapat pertanyaan bagaimana menghadapi ego besar di kamar ganti, Zidane ringan menjawab: “Lebih dari menghadapi ego, ini mengatur orang, spesial dan lebih penting dari taktik.”

Terkait rotasi, Zidane mengingatkan kita pada mantan pelatih Real Madrid Vicente del Bosque dan juga Ancelotti – tetapi Zidane juga pantas mendapat pujian khusus.

Kekalahan Madrid di Bernabeu dari Barca memang menghadirkan banyak kritikan dan jadi bukti Zidane manusia biasa tetapi jelas terlihat dia tahu betul bagaimana cara mengatur tim dan mengeluarkan kemampuan terbaik dari seluruh skuat ketika harus mengistirahatkan Ronaldo.

Kemampuan tersebut jelas jadi salah satu faktor keberhasilan El Real melangkahkan kaki ke final Liga Champions untuk kali kedua secara beruntun sekaligus menjaga kans juara La Liga di tengah-tengah tekanan hebat Barcelona.

Zinedine Zidane Real Madrid

Lebih dari sebuah keberuntungan. Zidane adalah pelatih pertama sejak Del Bosque pada 2002/03 yang berhasil mengumpulkan gelar La Liga dan Liga Champions. 

Sekarang waktunya kita benar-benar menyadari, Real Madrid punya manajer kelas dunia.

Footer Goal Indonesia Instagram