Respons Menpora Soal Keputusan Komdis PSSI

Komdis PSSI sudah mengeluarkan keputusan dengan memberikan sanksi kepada pemain dan klub Liga 1 dan 2.


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN


Keputusan yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap pelanggara yang terjadi di Liga 1 dan 2 disambut baik Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Menurutnya, sanksi yang diberikan Komdis sudah tepat.

Sejumlah keputusan sudah dikeluarkan Komdis terkait pelanggaran yang terjadi selama Liga 1 dan 2 bergulir. Mulai dari aksi kekerasan antarpemain, kemudian sanksi terhadap klub yang suporternya menyalakan flare di dalam stadion.

SIMAK JUGA: Komisi Disiplin PSSI Hukum Abduh Lestaluhu Lima Laga

Abduh Lestaluhu yang kedapatan memukul Thiago Furtuoso medapat larang bermain sebanyak lima kali. Selain dilarang bermain, Abduh juga dikenakan denda Rp10 juta. Rekan satu timnya di PS TNI Manahati Lestusen juga mendapatkan peringatan keras dari Komdis karena dianggap melakukan protes yang berlebihan kepada wasit.

Hukuman lebih ringan diterima penyerang PSM Makassa, Ferdinand Sinaga yang dilarang bermain sebanyak empat pertandingan dan denda Rp10 juta. Itu setelah, Ferdinand terbukti bersalah memukul Persela Lamongan Ivan Carlos.

Bahkan sanksi berat diterima sejumlah pemain di Liga 2. Gelandang Persiraja Banda Aceh Farry Komol dilarang beraktivitas di sepakbola nasional selama dua bulan, karena menyiram air ke wasit. Timnya juga mendapat denda sebesar Rp20 juta, karena melakukan protes secara berlebihan yang membuat wasit terdesak hingga keluar lapangan.

SIMAK JUGA: Kemenpora Berharap Abduh Lestaluhu Tak Kena Sanksi Seumur Hidup

Nasib serupa juga dialami pemain 757 Kepri, Geralnd Pangkali serta kiper Sragen United Andi Setiawan. Geralnd dihukum akibat menyiram air ke arah wasit, sedangkan Andi karena membenturkan lututnya ke kepala pemain Persis Solo, Dedi Cahyono. 

“Kami hormati setiap keputusan yang diberikan Komdis sebagai pembelajaran untuk yang lainnya,” kata Imam.

Footer Goal Indonesia Instagram