REKAPITULASI Bundesliga Jerman 2016/17

Goal menyuguhkan rangkuman plus infografis data dan fakta seputar Bundesliga Jerman 2016/17 yang telah tuntas berjalan tahun ini.


OLEH    TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter


Bundesliga Jerman 2016/17 telah tuntas, diiringi dengan banyaknya gol-gol cantik dan juga atmosfer stadion yang sangat luar biasa. Apakah ada kejutan tahun ini? Siapa yang tertawa di akhir musim? Goal  menyajikan rekapitulasi kompetisi tahun ini untuk Anda:

Rekapitulasi - Bundesliga Jerman

Bundesliga Jerman 2016/17 menghadirkan kejutan dari klub promosi, RB Leipzig, yang tampil sangat istimewa. Skuat asuhan Ralph Hassenhuttl menggebrak dengan menjalani 13 laga awal tanpa tersentuh kekalahan, dengan delapan laga beruntun diwarnai kemenangan. Alhasil, meski berstatus tim promosi, mereka sukses mendobrak papan atas.

Bagaimanapun juga, meski sukses mengungguli Borussia Dortmund, Leipzig masih belum bisa bersaing dengan kedigdayaan Bayern Munich. The Bavarians yang diasuh pelatih baru, Carlo Ancelotti, sukses mempertahankan dominasi di kasta tertinggi sepakbola Jerman, merengkuh gelar liga untuk kelima dalam enam tahun terakhir.

Berbeda dengan ajang DFB-Pokal, Bayern dan Leipzig kalah bersinar dari Dortmund yang sukses melenggang menjadi juara usai menumbangkan Eintracht Frankfurt di partai puncak.

LIGA CHAMPIONS + LIGA EUROPA

Seperti yang disebutkan sebelumnya, RB Leipzig menjadi kejutan besar dengan menempati posisi kedua klasemen akhir Bundesliga, yang sekaligus membuat mereka berhak berpentas di Liga Champions musim depan.

Bayern Munich dan Borussia Dortmund tentu sudah tidak perlu diperjelas lagi. Satu wakil Jerman lain yang melaju ke ajang paling bergengsi di Eropa ini adalah Hoffenheim.

Di bawah asuhan pelatih muda, Julian Nagelsmann, mereka menjadi salah satu kuda hitam paling mengejutkan. Melewati 17 pertandingan pertama tanpa tersentuh kekalahan hingga berhasil mengalahkan Bayern Munich menjadi alasan mengapa mereka layak mendapat jatah ke UCL.

Sementara itu, jatah ke Liga Europa diberikan kepada Koln, Hertha Berlin dan Freiburg, yang menempati posisi lima, enam dan tujuh.

 

 

Ingolstadt dan Darmstadt 98 harus rela turun kasta musim depan setelah kedua klub terjerembab di zona merah. Nama terakhir menjadi juru kunci setelah membukukan catatan buruk sepanjang kompetisi, dengan kemenangan paling sedikit (tujuh), kekalahan terbanyak (23) dan jumlah gol paling sedikit (28).

Sementara itu, Wolfsburg yang berada di posisi tiga dari bawah harus menjalani babak play-off untuk mengetahui nasibnya. Untungnya Luiz Gustavo dan kawan-kawan sukses mengalahkan Eintracht Braunschweig dengan agregat 2-0.

Dengan demikian, hanya ada dua tim yang promosi ke Bundesliga dari Bundesliga 2, yaitu mantan jawara Bundesliga pada tahun 2007, Stuttgart (sebagai juara kasta kedua) dan Hannover 96.

 

HD Pierre Emerick-Aubameyang Dortmund

Robert Lewandowski membuat banyak orang berdecak kagum setelah menyabet status Torjagerkanone alias topskor dengan menjadi pemain pertama yang sanggup mengumpulkan 30 gol dalam semusim Bundesliga setelah Dieter Muller 38 tahun silam.

Bahkan striker asal Polandia tersebut mampu mempertahankan konsistensi di musim ini dengan kembali mengulangi pencapaiannya, membungkus 30 gol, namun, ternyata kali ini ada yang mampu mengungguli kebuasan Lewy.

Sosok itu tidak lain, tidak bukan adalah Pierre-Emerick Aubameyang. Pemain Gabon itu mengambil alih status raja gol di Jerman, berkat keunggulan satu gol. Empat gol dalam tiga pertandingan terakhir menjadi kunci keberhasilan Aubameyang, di mana Lewy ‘hanya’ mencetak dua gol di periode yang sama.