PREVIEW Liga Champions: Atletico Madrid – Real Madrid

Atletico Madrid tidak mampu mengalahkan Real Madrid dalam lima pertemuan sebelumnya di Liga Champions.


OLEH    HAPPY SUSANTO     Ikuti di twitter


Atletico Madrid mengusung sebuah misi yang sangat sulit ketika menghadapi Real Madrid di leg kedua semi-final Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis (11/5) dini hari WIB, akibat kekalahan 3-0 di pertemuan pertama.

Pada pekan lalu, Los Blancos mengantungi keuntungan penting di pertandingan leg pertama di Santiago Bernabeu, yang ditandai dengan hat-trick Cristiano Ronaldo. Untuk bisa lolos ke final, Los Rojiblancos harus menang dengan selisih empat gol.

Tidak sedikit publik sepakbola yang menyebut misi Atletico itu sebagai “mission imposimble“. Apalagi, ditilik dari sejarah, tidak ada tim yang mampu mengejar defisit kekalahan 3-0 di leg pertama tandang di fase knock-out Liga Champions dalam lima kesempatan sebelumnya, meski Barcelona melakukan comeback di babak 16 besar pada musim ini dengan menyingkirkan PSG lewat agregat 6-5 setelah kalah 4-0 di leg pertama.

SIMAK JUGA – Sergio Ramos: Skuat Real Madrid Salah Satu Yang Paling Komplet

Bagi Atletico, derby Madrid ini bisa menambah emosi karena mereka akan memainkan pertandingan kompetisi Eropa yang terakhir kali di Calderon sebelum pindah ke pusat seni Wanda Metropolitano pada musim mendatang.

Penampilan Atletico di kompetisi domestik pada musim ini mengalami penurunan, meski bangkit di paruh kedua. Mereka tampaknya akan bisa finis di posisi tiga besar La Liga Spanyol atau lolos otomatis ke Liga Champions musim mendatang. Pelatih Diego Simeone justru menurunkan skuat utama ketika tim menang 1-0 atas Eibar pada akhir pekan lalu berkat gol tunggal Saul pada menit ke-20. Dengan hasil ini, mereka unggul lima poin atas Sevilla, yang menghuni peringkat keempat.

Sementara itu, Real Madrid masih dalam persaingan gelar dengan Barcelona karena memiliki poin yang sama dengan sang rival, namun manyimpan satu pertandingan belum dimainkan. Pelatih Zinedine Zidane mengistirahatkan sejumlah pemain pilarnya ketika membantai Granada 4-0 di Nuevo Los Carmenes pada akhir pekan lalu. James Rodriguez dan Alvaro Morata masing-masing menyumbang dua gol.

SIMAK JUGA – Lucas Vazquez: Hubungan Real Madrid & Liga Champions Spesial

Real Madrid memiliki catatan yang bagus kontra Atletico Madrid. Ini adalah musim keempat secara beruntun kedua tim dari satu kota itu bertemu di fase knock-out. Atleti tidak pernah menang dalam lima pertemuan itu, dengan hasil dua imbang dan tiga kekalahan.

Pada final musim 2013/14, Real Madrid mampu mengatasi Atletico dengan kemenangan 4-1 melalui babak perpanjangan waktu. Pada musim berikutnya, El Real kembali bertemu dengan sang rival, yakni di babak perempat-final. Setelah imbang 0-0, mereka akhirnya lolos dengan kemenangan 1-0 di leg kedua. Kedua tim kembali ditakdirkan bertemu di final musim 2015/16, dengan lagi-lagi Ronaldo dkk menjadi juara dengan kemenangan adu penalti 5-3 setelah pertandingan di masa perpanjangan waktu hanya imbang 1-1.

Kemenangan 3-0 di leg pertama pada pekan lalu membuat satu kaki Real Madrid sudah berada di final. Mampukah Atletico membalikkan keadaan?

Prakiraan Susunan Pemain:

Atletico Madrid Starting XI (4-4-2): Oblak; Luis, Godin, Savic, Hernandez; Koke, Gabi, Niguez, Carrasco; Gameiro, Griezmann.

Real Madrid Starting XI (4-3-3): Navas; Marcelo, Varane, Ramos, Nacho; Modric, Casemiro, Kroos; Ronaldo, Benzema, Isco.

Tahukah Anda?

  • Tidak ada yang mampu mengejar ketertinggalan 3-0 di leg pertama di fase knock-out Liga Champions dalam lima kesempatan sebelumnya, meski Barcelona melakukan comeback di babak 16 besar pada musim ini dengan menyingkirkan PSG lewat agregat 6-5 setelah kalah 4-0 di leg pertama.
  • Atletico hanya memiliki satu shot on target di leg pertama, catatan terendah mereka di Liga Champions di bawah asuhan Diego Simeone.
  • Ini adalah musim keempat secara beruntun dua rival satu kota itu bertemu di fase knock-out Liga Champions; Atletico belum meraih kemenangan dalam pertemuan itu (D2 L3).
  • Satu-satunya pertemuan sebelumnya di semi-final Piala Champions/Liga Champions di antara kedua klub ditandai dengan lolosnya Real Madrid ke final setelah tiga leg lawan rival satu kota selama musim 1958/59; mereka akhirnya meraih trofi.
  • Atletico Madrid lolos ke semi-final Liga Champions untuk yang ketiga kalinya dalam empat musim. Mereka tidak pernah mencapai tahap itu sebelumnya (sejak 1992/93).
  • Sementara itu, Real Madrid lolos ke semi-final Liga Champions untuk yang ketujuh kali secara beruntun, sebuah rekor dalam sejarah di turnamen ini.
  • Atletico Madrid memenangi 17 kali dari 22 pertandingan kandang Liga Champons di bawah asuhan Simeone (Dd L1), satu-satunya kekalahan adalah lawan Benfica pada September 2015 (2-1). Mereka tidak terkalahkan di Vicente Calderon di fase knock-out (W6 D4).
  • Namun, mereka mencetak lebih dari dua gol hanya pada satu kesempatan dalam sepuluh pertandingan knock-out di bawah asuhan Simeone. Itu terjadi pada Maret 2014 lawan AC Milan (4-1).
  • Atletico juga melakukan clean sheet dalam 16 dari 18 pertandingan Liga Champions di Calderon.
  • Real Madrid memenangi lima pertandingan terakhir di Liga Champions, catatan terpanjang kemennagan mereka tercipta di fase knock-out di kompetisi ini. Enam kemenangan secara beruntun akan menjadi sebuah rekor baru di fase terakhir di Liga Champions.
  • Real Madrid, bersama Juventus, adalah tim yang tidak terkalahkan di Liga Champions musim ini (W8 D3). Mereka juga hanya kalah satu kali dari 13 pertandingan knock-out (W9 D3), yakni lawan Wolfsburg pada April 2016 (2-0).
  • Real Madrid mencetak sedikitnya dua gol di masing-masing 11 pertandingan Liga Champions pada musim ini. Leg pertama juga adalah satu-satunya mereka bisa melakukan clean sheet di kompetisi itu pada musim ini.
  • Atletico Madrid adalah tim dengan mencetak gol paling sedikit di Liga Champions musim ini di antara empat semi-finalis (13 gol dalam 11 pertandingan).
  • 13 dari 14 gol Real Madrid di Liga Champions dicetak sejak menit ke-47.
  • Cristiano Ronaldo kini sudah mencetak 103 gol di Liga Champions, tiga lebih banyak dari Atletico Madrid. Ia mencetak 0,79 gol setiap pertandingan di fase knock-out (52 dari 66 pertandingan), lebih bagus ketimbang di fase grup (0,71).
  • Ronaldo mencetak delapan dari sembilan gol Real Madrid di Liga Champions–satu lagi dicetak Marco Asensio. Ia juga mencapai sepuluh gol untuk enam musim Liga Champions secara beruntun–tidak ada pemain lain yang melakukan itu lebih dari dua musim berturut-turut (Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy).
  • Antoine Griezmann mencetak atau membuat assist 50 persen dari gol-gol Atletico Madrid di Liga Champions sejak musim lalu (12 gol dan tiga assist). Namun, ia tidak melakukan tembakan atau satu pun sentuhan di dalam kotak penalti Real Madrid di leg pertama.

Prediksi Redaksi Goal Indonesia: Atletico Madrid 1-1 Real Madrid