PREVIEW Liga Champions: AS Monaco – Juventus

Dua tim dengan nuansa dan gaya permainan yang sama sekali berbeda akan memulai perebutan tiket ke final Liga Champions musim ini.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Bentrok seru nan krusial segera tersaji di Stade de Louis II tatkala AS Monaco menjamu Juventus, pada leg pertama babak semi-final Liga Champions, Kamis (4/5) dini hari WIB.

Monaco yang bertindak sebagai tuan rumah, bakal menjalani partai ini tanpa beban. Kesuksesan mereka lolos ke babak empat besar sudah di luar ekspektasi, dengan singkirkan tim-tim yang lebih berpengalaman sekelas Manchester City dan Borussia Dortmund.

Situasi ini tentu saja menguntungkan buat Monaco, karena bisa bermain lebih lepas. Walau begitu impian jadi kampiun Liga Champions untuk kali pertama tetap menggebu. Sesuatu yang dengan tegas disampaikan pelatihnya, Leonardo Jardim.

“Semi-final menghadapi Juve tentu saja akan berlangsung berat, ketimbang duel-duel sebelumnya. Kami akan tampil tanpa beban, tapi ketika sampai di fase ini tak ada alasan untuk tak menatap partai final,” tutur Jardim, seperti dikutip laman resmi UEFA.

Keseriusan Monaco untuk menghadapi Juve terlihat jelas kala melepas turnamen Coupe de France, lewat kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain. Padahal dalam lima laga kompetitif lainnya sepanjang April, sukses disapu bersih dengan kemenangan.

Sepakbola menyerang yang jadi filosofi klub belakangan bakal diandalkan, karena faktanya Monaco merupakan tim tersubur kedua di Liga Champions musim ini lewat torehan 21 gol. Duet subur Kylian Mbappe dan Radamel Falcao yang sumbakan sepuluh gol dari jumlah tersebut, akan miliki tanggung jawab lebih besar.

Melintasi pegunungan Alpen demi impian #UCL kita.

-3 @AS_Monaco vs. Juventus#ItsTime for More.

https://t.co/tW0g7KDmN1 #ASMJuve pic.twitter.com/oHOX5dEtPV

— JuventusFC (@juventusfcid) April 30, 2017

SIMAK JUGA: Jadwal Televisi Laga AS Monaco Kontra Juventus

Namun Monaco tak bisa berharap banyak bisa gelontorkan banyak gol, layaknya partai-partai sebelumnya. Hal itu terjadi karena Juve punya filosofi permainan yang bertolak belakang, yakni utamakan lini belakang sebagaimana mereka baru kebobolan dua gol di Liga Champions musim ini.

Ditambah rekor tak kebobolan selama 573 menit, Juve merupakan tim dengan pertahanan terbaik di turnamen paling prestise Eropa tersebut musim ini. Walau begitu bukan berarti I Bianconeri hanya akan bertahan di Stade Louis II nanti, seperti diungkapkan pelatihnya, Massimiliano Allegri.

“Kami tahu seperti apa kekuatan Monaco ketika menyerang. Meski begitu akan konyol jika kami ke sana hanya untuk bertahan. Kami wajib mencuri gol, untuk memudahkan langkah di Turin,” tutur Allegri, seperti dikutip laman resmi UEFA.

Persiapan Juve jelang laga ini tergolong bagus, walau terganjal imbang 2-2 di partai terakhir hadapi Atalanta. Komposisi terbaik dalam skema 4-2-3-1 juga bisa diturunkan, minus Sami Khedira karena skorsing kartu. Penggantinya, Claudio Marchisio, punya kualitas yang setara.

Bentrok akan berlangsung ketat dengan tempo cepat, lewat penguasaan bola dimiliki Monaco. Meski begitu, Juve dengan pertahanan kukuhnya dan para pemainnya yang lebih berpengalaman, diprediksi bisa curi modal positif di Stade de Louis II.

Prakiraan Formasi:

AS Monaco (4-4-2): Subasic; Dirar, Jemerson, Glik, Mendy; Silva, Moutinho, Bakayoko, Lemar; Mbappe, Falcao.

Juventus (4-2-3-1): Buffon; Alves, Bonucci, Chiellini, Sandro; Marchisio, Pjanic; Cuadrado, Dybala, Mandzukic; Higuain.

Prediksi Goal Indonesia: AS Monaco 0-1 Juventus

TAHUKAH ANDA

  • Ini jadi kali kedua Monaco dan Juve bertemu di semi-final Liga Champions. Pertema hadir di musim 1997/98, di mana Si Nyonya Tua sukses melenggang ke final berkat keunggulan agregat 6-4.

  • Monaco jadi tim asal Prancis yang paling sering menggapai semi-final Liga Champions. Dengan musim ini, sudah empat kali mereka melakukannya.

  • Dari enam semi-final terakhirnya di Liga Champions, Juve berhasil lolos sebanyak lima kali. Satu-satunya kegagalan terjadi di musim 1998/99, kala mereka secara dramatis kalah agregat 3-4 dari Manchester United.

  • Bersama Real Madrid, Juve tak terkalahkan di final Liga Champions musim ini (7 menang, 3 imbang). Mereka juga tak kebobolan selama 573 menit, torehan terbaik di turnamen ini.

  • Monaco memenangkan 71 persen partai kandangnya di Liga Champions (22 dari 31 laga). Hanya Real Madrid (76,5 persen), Barcelona (72,1 persen), dan Bayern Munich (71,3 persen) yang lebih baik.

  • Monaco jadi tim pertama yang sanggup mencetak tiga gol per partai dari empat bentrok beruntun di babak gugur Liga Champions.

  • Meski begitu Monaco lemah di pertahanan, dengan sudah kebobolan 16 gol di Liga Champions musim ini. Jadi yang terbanyak di antara semi-finalis lain. Sementara Juve baru kebobolan dua gol, sebagai yang terbaik di antara semi-finalis lainnya.