Pep Guardiola: Perpisahan Sempurna Pablo Zabaleta

Laga emosional melawan West Brom menjadi akhir dari kiprah sembilan tahun Zabaleta bersama publik Etihad.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Suporter Manchester City yang memadati Etihad Stadium seakan melupakan sejenak kemenangan penting 3-1 yang dicatatkan tim kesayangan mereka atas West Bromwich Albion, Rabu (17/5) dini hari WIB. Mereka bersatu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pablo Zabaleta.

Raihan tiga poin itu memang membuat City kian pasti menyegel zona Liga Champions, namun Zabaleta-lah yang menjadi fokus perhatian para fans The Citizens. Bek kanan asal Argentina itu mendapat sambutan meriah dari publik Etihad ketika masuk ke lapangan menit ke-61 menggantikan David Silva.

SIMAK JUGA: Zabaleta: Saya Bangga Bela City!

Ya, laga itu menjadi perpisahan sekaligus penampilan terakhir Zabaleta bersama City, yang sudah diperkuatnya selama sembilan tahun terakhir. Manajer Pep Guardiola pun ikut merasakan suasana mengharukan tersebut dan menyanjung warisan Zabaleta di klub.

“Para suporter tetap berada di stadion untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda. Melihat orang-orang menangis untuk dirinya dan menyaksikan kontribusinya selama ini bagi klub, maka ini adalah hari yang sempurna, hari yang spesial bagi Pablo. Dia pantas mendapatkan segalanya,” kata Guardiola selepas laga.

Dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Guardiola juga melemparkan pujiannya kepada Zabaleta, yang disebutnya sebagai salah satu pemain terpenting dalam sejarah City.

SIMAK JUGA: Man City 3-1 West Brom

“Sembilan tahun berada di sini adalah sesuatu yang luar biasa. Untuk menggantikan dirinya tentu tidak mudah, Anda butuh seseorang yang mau berada di sini selama sembilan tahun. Dia memiliki dampak yang menakjubkan. Dia merupakan pemain pertama dari skuat saat ini dan telah membantu klub ini berada di posisi seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Zabaleta diboyong City dari Espanyol pada Agustus 2008, beberapa saat sebelum pemilik baru Sheikh Mansour datang dan mengubah peruntungan klub. Bersama City, pemain 32 tahun itu total sudah mencatatkan 333 penampilan dan 11 gol serta meraih dua gelar Liga Primer Inggris, dua Piala Liga, dan satu Piala FA.