Pecat Laurent Hatton, PS TNI Resmi Rekrut Ivan Kolev

Selain Hatton, PS TNI juga mencoret dua pemain asing asal Afrika.


LIPUTAN   RIZKAART CENDRADIPUTRA      DARI   BOGOR     


Jajaran manajemen PS TNI  meresmikan Ivan Kolev sebagai pelatih baru menggantikan Laurent Hatton yang diputus kontrak setelah memimpin tiga pertandingan di Liga 1. Kolev sendiri sudah memimpin latihan di Lapangan Pusdikzi, Bogor, Senin (1/5) pagi.

Pergantian pelatih ini bisa dibilang cukup mengejutkan. Mengingat, dari tiga laga yang sudah dijalani, Hatton mampu membawa PS TNI meraih dua kali hasil imbang dan menang satu kali. Hasil tersebut membuat mereka kini bertengger di posisi kelima klasemen Liga 1 dengan nilai lima.

Dipecatnya Hatton membuat dua pemain asing asal Guinea juga dicoret. Mereka adalah Aboubacar Leo Camara dan Aboubacar Sylla. Posisi mereka digantikan oleh duo Argentina, Leonel Jorge Nunez (gelandang serang) dan Facundo Talin (bek tengah).

SIMAK JUGA: Kecaman Pelatih PS TNI Buat Aksi Abduh

“Proses pergantian pelatih yang lama bapak Laurent sudah clear, jadi masalah kontrak dengan pelatih maupun pemainnya sudah selesai. Sekarang kami menggunakan jasa Ivan Kolev dan beliau bersedia menukangi PS TNI. Target tetap juara, harus jadi nomor satu, harus jadi yang terbaik,” ucap Brigjen TNI A AB Maliogha, presiden klub PS TNI.

SIMAK JUGA: Komentar ‘Marquee Player’ PS TNI Setelah Cetak Gol Perdana

“Pemain jadi yang mengikuti pelatih Laurent kan satu paket, jadi kami ganti semua. Bek tengah diganti jadi Talin, lalu gelandang serang Nunez. Semuanya sudah bergabung sudah masuk tadi malam. Nanti, Jumat (5/5), sudah siap main,” tambahnya. 

Lebih lanjut, Maliogha menyebut alasan menyudahi kerja sama dengan Hatton sebagai hasil evaluasi jajaran petinggi klub. “Jadi manajemen PS TNI ini sahamnya, perusahaannya PT. PS TNI sudah beralih ke yang baru dan yang baru ini menilai (kinerja Hatton) sudah bagus, tapi berkeinginan supaya lebih bagus lagi” lanjutnya.

Terkait penunjukkan Kolev, Maliogha menuturkan pihaknya tak meragukan kualitas eks pelatih timnas Indonesia itu. “Memang itu yang kami ambil, pelatih itu harus yang mengerti karakter agar lebih maksimal. Beliau sudah pengalaman, banyak klub Indonesia yang dilatih, jadi pasti sudah mengenal karakter pemain,” jelasnya.(gk-61)

Footer Goal Indonesia Instagram