Menang Atas Persela Lamongan, Eko Purdjianto: Tiga Poin Yang Luar Biasa

Eko mengatakan tak mengubah banyak dari pola yang sudah diterapkan sebelumnya oleh Hans Peter Schaller.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   


Bali United sukses menaklukkan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0, dalam lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (30/4) sore. Satu gol kemenangan tim Serdadu Tridatu dalam laga tersebut dipersembahkan oleh Marcos Flores pada waktu tambahan babak pertama, melalui eksekusi penalti. 

Hadiah penalti diberikan wasit Faulur Rosy asal Banda Aceh, setelah melihat Jose Coelho menyentuh bola dengan tangannya di area terlarang. “Yang pertama patut kami syukuri, sebelumnya saya sudah bilang kepada teman media, bahwa kami ke sini mau ambil poin. Alhamdulillah, dengan kerja keras dari awal hingga akhir pertandingan berhasil, luar biasa perjuangan pemain,” ujar Eko Purdjianto, pelatih caretaker Bali United.

“Saya pribadi apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang, mereka pantas mendapat poin, karena mereka telah kerja keras luar biasa,” sambungnya.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan perdana Bali United di Liga 1, setelah menjalani dua laga sebelumnya dengan kekalahan. Kondisi yang membuat Hans-Peter Schaller diberhentikan menjadi pelatih kepala, dan kemudian digantikan oleh Eko sebagai caretaker.

SIMAK JUGA: Bali United Taklukkan Persela

Eko pun menjelaskan, jika dirinya tidak banyak mengubah pola yang sudah diterapkan Schaller dalam permainan Bali United. Karena untuk mengubahnya, diperlukan waktu cukup panjang sementara kompetisi terus berjalan.

SIMAK JUGA: Pergantian Pelatih Tak Pengaruhi Mental Pemain Bali United

“Sama sekali tidak berbeda (dengan pola permainan Schaller). Yang pasti, saya melihat karakteristik pemain, terutama ball possession-nya kami perbaiki. Tidak mengubah semuanya dari pelatih sebelumnya, karena dengan waktu yang singkat pasti tidak akan bisa mengubah semuanya, itu saja yang saya terapkan,” jelas eks bek timnas Indonesia itu.

Sebenarnya, skuat Bali United mendapatkan dua kali hadiah penalti dari wasit Faulur dalam laga tersebut. Namun sayang, eksekusi kali kedua yang dilakukan oleh Sylvano Comvalius pada menit ke-82, masih bisa ditepis penjaga gawang Persela Choirul Huda.

“Saya pengennya gol tapi tidak gol, tapi ya kami syukuri. Dapat tiga poin sudah luar biasa,” tuturnya.

Ketika disodori pertanyaan mengenai anak didiknya yang sengaja memperlambat tempo permainan dalam laga tersebut, Eko mengatakan hal itu merupakan bagian dari strategi yang disiapkannya untuk meredam kecepatan barisan depan Persela.

Sementara itu, raihan poin maksimal perdana yang didapat dari Persela juga cukup disyukuri oleh para pemain Bali United. Salah satunya adalah Miftahul Hamdi, meski dalam laga tersebut ia baru diturunkan jelang pertandingan berakhir.

“Yang pertama puji syukur, akhirnya kami mampu tampil dengan baik dan sukses dapatkan poin maksimal. Semoga, momen ini akan terus berlanjut ke pertandingan berikutnya,” kata Miftahul.(gk-43)

Footer Goal Indonesia Instagram