Kartu Merah Junda Irawan Pengaruhi Arema FC

Aji meyakini Arema bisa mengatasi PSM jika Junda tidak diusir keluar lapangan menjelang babak pertama berakhir.


LIPUTAN   MUHAMMAD SHOLIHIN     DARI   MAKASSAR   


Pelatih Arema FC Aji Santoso menyatakan, kartu merah yang diterima Junda Irawan memberikan pengaruh besar terhadap penampilan anak asuhnya ketika dikalahkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (10/5) malam WIB.

Arema harus bermain dengan sepuluh orang sepanjang babak kedua akibat diusirnya Junda menjelang paruh pertama berakhir. Buntutnya, Arema mendapat tekanan hebat dari PSM, sehingga tuan rumah akhirnya bisa mencetak gol.

SIMAK JUGA: Tekuk Arema, PSM Kudeta Persib

“Saya akui kekalahan tim saya dikarenakan kartu merah. Di situ pertandingan mulai berubah, mereka juga sampai menekan pertahanan kami. Saya yakin seandainya tidak ada kartu merah, kami belum tentu kalah dari PSM,” kata mantan arsitek timnas Indonesia U-23 ini.

“Saya tidak mau berkomentar kepemimpinan wasit bagus atau tidak, apakah pelanggaran itu [Junda] layak kartu merah atau tidak, biar masyarakat yang menilai. Yang jelas pertandingan tadi bagus.”

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: PSM – Arema

Kendati demikian Aji tetap memberikan apresiasi kepada semua pemainnya, karena mereka sudah berjuang habis-habisan, meskipun pada akhirnya kalah.

“Saya tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pemain saya, karena mereka mampu bermain bagus. Bahkan kami mengusai jalannya laga, tapi mereka yang keluar sebagai pemenangnya. Selamat buat PSM,” ucap Aji.

SIMAK JUGA: Robert Alberts Ambisi Rusak ‘Clean Sheet’ Arema

Aji melanjutkan salah satu kendala mencetak gol pada laga ini, tak lain karena pertahanan mereka sangat bagus. Menurutnya, Cristian Gonzales dan barisan penyerang Arema sudah bermain sesuai harapan.

“Penjagaan dari PSM sangat ketat. Pertahanan meraka sangat kuat, sehingga kami sulit menembusnya,” ucap Aji. (gk-69)

 

Footer Goal Indonesia Instagram