Gianluigi Buffon Nikmati Karier Panjangnya

Kiper berusia 39 tahun ini telah makan asam garam di lapangan hijau sejak debutnya 22 tahun silam.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Di umur hampir menembus kepala empat, Gianluigi Buffon mengaku masih menikmati karier sepakbolanya yang telah terbentang sejak 1995 hingga hari ini.

Kiper berjuluk Superman itu seakan tidak lekang oleh waktu dengan terus dipercaya menjadi kiper nomor satu Juventus dan timnas Italia kendati sudah uzur. Buffon bahkan sudah berhadapan dengan pemain generasi jauh di bawahnya, seperti bintang muda AS Monaco Kylian Mbappe yang 21 tahun lebih muda darinya.

SIMAK JUGA: Menanti Klimaks Buffon Di UCL

“Mbappe lahir pada Desember 1998. Saat itu, saya sudah bermain di Piala Dunia Prancis. Itulah hal yang menyenangkan ketika Anda memiliki karier panjang: berjumpa dengan bocah-bocah yang belum lahir ketika Anda sudah memiliki karier mapan,” kata Buffon kepada UEFA.com.

“Karier saya mungkin telah terbentang lebih dari tiga generasi. Ketika saya mengawali karier, saya masih bermain dengan para pemain yang lahir di akhir 1950-an dan 1960-an. Lalu saya akan mengakhiri karier saya dengan para pemain yang lahir pada tahun 2000-an. Itu adalah karier yang sangat lama.”

“Saat pensiun, saya akan mengetahui bahwa saya pernah bermain dengan the next Messi, the next Ronaldo, atau the next Neymar. Itu adalah perasaan yang menyenangkan,” imbuhnya.

SIMAK JUGA: Buffon Ingin Akhiri Kutukan Di UCL

Lebih lanjut, Buffon juga mendambakan satu keinginan yang belum terkabul, yakni menjadi kampiun Liga Champions. Ia mengakui jika impian tersebut tercapai, maka akan menghadirkan kadar kegembiraan yang sama besarnya seperti saat ia menjuarai Piala Dunia 2006 bersama Italia.

“Setelah menyingkirkan Barcelona [di perempat-final] musim ini, saya sangat gembira, tetapi saya tidak merayakannya berlebihan, karena di akhir cerita hanya akan ada dua pilihan: Anda memenangi trofi atau Anda kecewa. Karena saya sudah berkali-kali kecewa, maka saya ingin memenanginya,” kata Buffon.

 “Itu akan menjadi akhir dari perjalanan yang sangat sulit, penuh tantangan dan kerja keras. Saya selalu berambisi untuk memenanginya bersama tim ini, rekan setim, dan para fans,” imbuhnya.