Asa Liverpool Belum Pupus

Walau ditahan imbang oleh Southampton, Liverpool sukses naik ke peringkat tiga dan menjaga asa untuk lolos ke Liga Champions …


OLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter


Ada peringatan keras di kamp Liverpool ketika penalti kapten James Milner digagalkan. Itu adalah pertanda buruk – The Reds tak pernah kalah dalam pertandingan di mana pemain 31 tahun itu mencetak gol.

Walau begitu, melesetnya penalti Milner – karena penyelamatan gemilang, bukan akurasi buruk – tidak menjatuhkan mental tuan rumah. Mereka terus mendominasi pertandingan kendati harus bermain imbang lawan Southampton.

SIMAK JUGA – Milner: Jika Gagal ke UCL, Akan Sangat Menyakitkan

Sudah terlihat jelas sejak awal pertandingan bahwa The Saints datang ke Anfield tanpa ambisi untuk mencetak gol. Sebaliknya, mereka fokus untuk mementalkan gelombang serangan dari Liverpool. Saking fokusnya bertahan, Southampton sampai gagal melancarkan tembakan akurat dalam dua laga Liga Primer melawan The Reds musim ini.

Malam itu, Liverpool menampilkan dominasi penguasaan bola 65 persen dan menembakkan 17 tembakan – delapan mengarah ke gawang. Dalam dua pertandingan, di St Mary’s dan Anfield, Liverpool total membukukan 32 tembakan ke gawang.

Liverpool Southampton

Banyak yang kecewa dengan hasil pasukan Jurgen Klopp. Namun Liverpool kembali menggeser Manchester City dari peringkat ketiga, mengantongi 70 poin dari 36 laga. Hasil imbang itu turut memanaskan persaingan empat besar, mengingat dua klub lain mengekor di belakang.

Chelsea dan Tottenham Hotspur sudah dipastikan mengklaim zona Liga Champions. Untuk dua kursi sisa, Liverpool harus bersaing dengan duo Manchester dan Arsenal. Semuanya masih memiliki peluang.

Sementara hasil imbang ini menempatkan Liverpool di tampuk persaingan, City hanya tertinggal satu poin dan masih memiliki satu laga simpanan. Manchester United tertinggal lima poin dalam 35 pertandingan dan Arsenal mengantongi 63 poin dengan simpanan dua laga.

Dalam tahap ini, Liverpool sudah pasti mengamankan tiket ke Liga Europa, tapi finis di luar empat besar akan dianggap gagal. Satu tangan The Reds sudah menggenggam tiket dan mereka harus memborong kemenangan di dua laga terakhir agar genggaman itu tak lepas.

#takemetoAnfield

Raih kesempatan sekali seumur hidup untuk bermain di Anfield dan bertemu legenda-legenda Liverpool!

Malaysia Airlines tengah mencari pendukung fanatik dan loyal Liverpool FC yang berusia 18 tahun ke atas dan bisa bermain sepakbola untuk bergabung dengan fans lainnya dari seluruh dunia dalam Malaysia Airlines Global Team.