5 Tingkah Laku Unik yang Dilakukan Jose Mourinho di Musim 2016/17

Jose Mourinho baru saja memenangi trofi ketiga bersama Manchester United di musim 2016/17 dengan menjuarai Europa League. Mourinho pun bukan tanpa hambatan menjalani musim ini, karena banyak kritik yang datang padanya, terlebih akibat performa yang kurang meyakinkan United di Premier League.

Begitu pun dengan tingkah lakunya di sisi lapangan yang menjadi headline dalam beberapa kesempatan. Berikut adalah lima tingkah laku unik yang dilakukan The Special One di musim 2016/17:

5. Bisikan Mourinho pada Antonio Conte

FBL-ENG-PR-CHELSEA-MAN UTD

Pertemuan Jose Mourinho dan Antonio Conte di Premier League 2016/17 terjadi di Stamford Bridge kala Mourinho kembali ke markas mantan klubnya, Chelsea namun sebagai manajer Manchester United. United kalah memalukan 0-4 di tangan The Blues.

Di akhir pertandingan, Mourinho terlihat membisikkan sesuatu kepada Conte. Setelah terungkap, ternyata Mourinho memperingatkan Conte terhadap tingkah lakunya ketika Chelsea telah unggul empat gol. Conte yang melihat para penonton di Stamford Bridge terlalu sunyi, menggugah mereka untuk menyemangati para pemain Chelsea.

Mourinho menyebut hal tersebut tak perlu dilakukan ketika telah unggul empat gol.

4. Insiden Tendang Botol Mourinho

Manchester United v West Ham United - Premier League

Pada akhir November 2016, Manchester United harus rela bermain imbang melawan West Ham United dengan skor 1-1. Di tengah-tengah laga, tepatnya di menit ke-28, Jose Mourinho diusir dari pinggir lapangan oleh wasit karena memprotes terlalu keras. Ia bahkan menendang botol minuman yang berada di depannya. Hal ini disebabkan karena ia tak sepakat dengan kartu kuning yang diberikan pada Paul Pogba karena dianggap diving.

3. Adu Mulut dengan Klopp

Manchester United v Liverpool - Premier League

Mungkin Jurgen Klopp akan jadi rival baru Jose Mourinho di Premier League. Mereka terlibat adu mulut saat Manchester United menjamu Liverpool di Old Trafford pada Januari 2017 lalu. Insiden ini diawali saat Ander Herrera menarik jersey Roberto Firmino dan keduanya terlibat cekcok sehingga mendapat kartu kuning.

Klopp yang mengira Mourinho ingin pemainnya mendapat kartu merah pun mulai berargumen kepada Mourinho. Di sisi lain, Mourinho pun menanggapinya dan menyebut menerima keputusan wasit dan tak berniat seperti yang dikatakan Klopp. Keduanya pun perlu dipisahkan oleh ofisial pertandingan di pinggir lapangan.

2. ‘Judas’ di Stamford Bridge

FBL-ENG-FACUP-CHELSEA-MAN UTD

Menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada babak perempat final FA Cup 2016/17, 14 Maret 2017, Manchester United harus kalah 1-0 oleh The Blues. Para pendukung Chelsea pun cukup senang saat mereka unggul dan mulai meneriaki Mourinho dengan julukan ‘Judas’.

Namun, Mourinho membalas mereka dengan menunjuk dirinya dan memberi isyarat angka tiga yang artinya tiga gelar Premier League Chelsea diraih berkat dirinya. Ia pun mengatakan bahwa sebelum ada pelatih yang mampu melampaui torehannya tersebut di Chelsea, ‘Judas’-lah masih yang terbaik di sejarah Chelsea

1. Tak Lagi Peduli dengan Premier League

Arsenal v Manchester United - Premier League

Jose Mourinho kembali bertemu Arsene Wenger di pekan ke-36 Premier League 2016/17. Pertandingan tersebut pun berbuah rekor bagi Wenger karena mampu menang untuk pertama kalinya melawan Mourinho di Premier League. Namun, komentar Mourinho lah yang unik selepas pertandingan.

Ia menyebut bahwa pertandingan-pertandingan Premier League di sisa musim adalah laga-laga yang tak ingin dimainkan oleh Manchester United. Pasalnya, mereka telah mengalihkan fokus ke Europa League karena merasa lebih berpeluang meraih tiket Champions League lewat ajang itu.

Dari laga ini hingga laga terakhir melawan Crystal Palace, Mourinho selalu memainkan setidaknya satu pemain muda United untuk mengindikasikan bahwa Premier League bukanlah prioritas mereka saat itu.

sumber: FTB90