UEFA Kecam Habis Insiden Teror Bom

Melalui presidennya, Aleksander Ceferin, UEFA mengecam habis teror bom yang menyerang bus skuat Borussia Dortmund.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Inisden memprihatinkan mendera Borussia Dortmund, yang sejatinya bakal hadapi AS Monaco di Westfalenstadion dalam leg pertama babak perempat-final Liga Champions, Rabu (12/4) dini hari WIB.

Seperti diketahui, bus yang ditumpangi skuat Dortmund secara mengejutkan terkena ledakan bom dalam perjalanan menuju stadion. Satu korban jatuh, yakni pemainnya sendiri, Marc Bartra, yang didera cedera cukup berat.

SIMAK JUGA: Ceferin Jadi Presiden UEFA

UEFA melalui presidennya, Aleksander Ceferin, lantas mengecam habis insiden ini. Keputusan untuk menunda laga selama 24 jam, juga dirasa sudah tepat karena federasi lebih mengutamakan keselamatan nyawa para pelaku sepakbola.

“Saya sangat mengecam ledakan bom yang terjadi malam ini (11/4) di Dortmund. Ini tak bisa terus dibiarkan,” tutur Ceferin, seperti dikutip laman resmi UEFA.

SIMAK JUGA: UEFA Ragukan Teknologi Video

“Keputusan untuk menunda laga adalah tepat dan terbaik. Kami harus selalu memprioritaskan keselamatan dan keamanan untuk semua suporter, ofisial tim, sampai para pemain.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih pada perwakilan kedua klub, pihak berwenang setempat, dan para suporter untuk kerja samanya dalam insiden ini,” pungkasnya.