UEFA Bantah Borussia Dortmund Dan AS Monaco Enggan Bermain

Terkait kritik dari pihak Dortmund dan Monaco, UEFA menegaskan kedua pihak turut dilibatkan dalam mengatur ulang jadwal pertandingan mereka.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


Asosiasi sepakbola Eropa UEFA merespons kritik terkait perubahan jadwal bertanding antara Borussia Dortmund kontra AS Monaco di Liga Champions, mereka menyatakan tidak pernah menerima informasi yang menyebutkan kedua tim tidak ingin bermain.

Laga leg pertama perempat-final Liga Champions itu mengalami penundaan pada Selasa (11/4) setelah bus Dortmund menjadi target serangan berupa ledakan ketika berangkat dari hotel tim menuju Signal Iduna Park. Bek mereka Marc Bartra mengalami luka sehingga harus dioperasi setelah pergelangan tangannya retak akibat insiden yang terjadi.

SIMAK JUGA: Sokratis Papastathopoulos Kritik Perlakuan UEFA Kepada Borussia Dortmund

Jadwal pertandingan kemudian ditunda menjadi Rabu (12/4) malam waktu setempat. Tapi pelatih Dortmund Thomas Tuchel menyatakan timnya sebenarnya butuh waktu setelah mengalami peristiwa mengerikan itu dan menyebut perubahan jadwal yang dilakukan “absurd”

sokratis borussia dortmund champions league 041217

Bek Dortmund Sokratis Papastathopoulos juga menyampaikan kritik pada UEFA. Pemain asal Yunani itu merasa ia dan rekan-rekannya diperlakukan seperti binatang. Sementara pelatih Monaco Leonardo Jardim mengaku para pemain sulit berkonsentrasi meski pada akhirnya mereka sukses menang 3-2.

SIMAK JUGA: Leonardo Jardim Bersimpati Untuk Borussia Dortmund

Untuk merespons pernyataan-pernyataan tersebut UEFA menyatakan pihaknya telah melibatkan kedua tim dalam proses pengambilan keputusan dan tidak ada pihak yang menyatakan keberatan berpartisipasi.

“Keputusan untuk melangsungkan pertandingan UEFA Champions League antara Borussia Dortmund dan AS Monaco FC pada Rabu pukul 18.45CET dibuat pada Selasa malam di BvB Stadion Dortmund dengan kooperasi dan kesepakatan yang telah disetujui oleh klub dan pihak yang berwenang,” kata seorang juru bicara UEFA, seperti dikutip dari Goal Internasional.

“UEFA telah menjalin hubungan dengan semua pihak pada hari Rabu dan tidak pernah menerima informasi yang menyatakan kedua tim tidak ingin bermain.”