Suporter Ricuh, UEFA Dakwa Olympique Lyon & Besiktas

Pertemuan antara Lyon dan Besiktas di Liga Europa musim ini diwarnai dengan aksi ricuh kedua suporter tim.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Olympique Lyon dan Besiktas menerima dakwaan dari UEFA setelah adanya insiden keributan antarkedua suporter dalam duel leg pertama babak perempat-final Liga Europa musim ini.

Insiden tersebut membuat laga yang berlangsung di Parc Olympique Lyonnais harus ditunda selama 45 menit menyusul adanya aksi pelemparan benda-benda terlarang ke dalam lapangan permainan.

Pendukung Besiktas juga terlihat berusaha menerobos pagar pembatas dan terlibat bentrok dengan fans Lyon. Buntut sikap anarki tersebut membuat Lyon dan klub raksasa Turki terancam hukuman.

Kerusuhan Fans Lyon Versus Besiktas

Selain itu, Lyon juga didakwa dengan alasan memblokir tangga stadion yang mengawali kejadian pelemparan kembang api serta fans yang masuk ke lapangan setelah terjadinya gol kedua yang menandai kemenangan 2-1 mereka.

Dakwaan yang dijatuhkan pada Besiktas lebih mengarah ke pelanggaran terkait dengan kembang api dan juga keributan dengan fans tuan rumah.

“Sepertinya sulit untuk berpergian ke Besiktas,” ujar presiden Lyon, Jean-Michel Aulas jelang duel leg kedua pekan depan yang berlangsung di Istanbul, Turki.

“Ketika Anda melihat bagaimana amarah yang ada tersebar ke semua penjuru, maka kami benar-benar merasa takut.”