Singkirkan Barcelona, Perasaan Dani Alves Campur Aduk

Menyingkirkan mantan klub bukan hal yang mudah bagi Alves karena memiliki kenangan panjang selama berkiprah di Camp Nou.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Perasaan campur aduk dialami Dani Alves selepas membantu Juventus menyingkirkan mantan klubnya, Barcelona di babak perempat-final Liga Champions musim ini.

Bek kanan asal Brasil itu tampil impresif dalam peragaan skema pertahanan solid Bianconeri yang sukses menyegel tiket ke semi-final berkat kemenangan agregat 3-0.

Ketika tampil di Camp Nou, lini belakang Juventus tetap rapat dan mampu membendung gempuran para penyerang Barcelona yang dikomandoi trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar.

Setelah pertandingan berakhir, Alves tampak menghampiri Neymar dan memeluk mantan rekannya tersebut. Ia turut sedih melihat kegagalan Barcelona, klub yang pernah diperkuatnya saat memenangkan tiga gelar La Liga Spanyol dan toga trofi Liga Champions.

Dani Alves Berhasrat Bawa Juventus Juara Liga Champions

“Berbera. Sejauh ini perasaannya aneh, menyakitkan, dengan adanya fakta saya memiliki kenangan hidup di sini [Barcelona] dan Anda harus kembali sebagai musuh,” ungkap pemain berusia 33 tahun tersebut.

“Saya sudah melewati babak ini dari kembali menghadapi Barcelona, tapi sayangnya hidup memaksa saya kembali ke sini dengan cara semacam ini.”

“Saya sudah berbicara sebelumnya bahwa saya tak ingin bertemu mereka, bukan karena takut, tapi karena saya tak ingin memiliki perasaan yang saat ini saya rasakan.”

“Tapi saya percaya kami memang harus meninggalkan bagian sentimentil ketika Anda mengenakan warna kebesaran lain dan ketika Anda hidup dalam profesi sebagaimana yang saya jalani.”