PREVIEW Liga Primer Inggris: Manchester United – Swansea City

Kemenangan sangat diharapkan United untuk mendekatkan diri ke zona empat besar, sementara Swansea tak ingin kalah demi terus bertahan di Liga Primer.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter


Manchester United akan melanjutkan perjuangannya untuk menembus zona empat besar saat nanti menjamu Swansea City dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Minggu (30/4) malam WIB mendatang.

Untuk saat ini, tim arahan Jose Mourinho tengah menempati urutan kelima dan terpaut satu poin dari rival sekotanya Manchester City, yang baru saja mereka tahan imbang 0-0 di pertandingan pertengahan pekan ini.

United sendiri memiliki rekor pertemuan yang cukup bagus saat melawan Swansea akhir-akhir ini. Dalam dua pertemuan terakhirnya di liga, kubu Setan Merah mampu memenangkan semua perjumpaannya setelah sebelumnya kalah di tiga laga beruntun dari klub Wales selatan tersebut.

Menjelang duel ini United diterpa krisis cedera dan itu diperparah dengan dislokasi bahu yang dialami Timothy Fosu-Mensah saat bertemu City di Etihad Stadium. Mourinho pun harus memutar otak lantaran ia akan dihadapkan pertandingan penting lainnya melawan Celta Vigo di babak semi-final Liga Europa pada pekan depan.

SIMAK JUGA: Michael Carrick Amini Satu Angka Di Derby Manchester

Mourinho mengatakan: “Ini akan sangat sulit, ini sangat, sangat sulit,” ujarnya di laman resmi klub. “Namun bisakah kami melakukannya? Kami bermain dengan 11 pemain dan pastinya 11 pemain itu harus mengerahkan segalanya, itu pasti.

“Kita mempertaruhkan hidup kita di partai malam Jumat di Vigo karena kami harus mempertimbangkan itu sebagai laga terpenting musim ini sebagaimana kami telah sampai di babak semi-final kompetisi Eropa.

“Namun melawan Swansea, dengan dukungan publik Old Trafford, dengan 24 laga tak terkalahkan ini, kami akan mencoba lagi dan mengerahkan segalanya.”

Sementara itu, manajer Swansea Paul Clement, yang mendapati timnya berada di zona degradasi, merasa yakin bahwa anak asuhnya bisa mengubah peruntungannya di empat laga tersisa musim ini.

Ia mengatakan: “Kami punya empat laga tersisa, dua tandang dan dua kandang,” ujarnya di sesi konferensi pers. “Para pemain merasa percaya diri dan saya yakin kami bisa meraih poin-poin penting di semua laga tersebut.”

Untuk duel nanti, United akan ditinggal sejumlah pemain pentingnya. Selain Fosu-Mensah, Ibra dan Rojo, mereka juga masih belum bisa diperkuat Paul Pogba (otot), Juan Mata (kunci paha), Chris Smalling (lutut), Phil Jones (jempol kaki) dan James Wilson (ACL), selagi Marouane Fellaini terkena suspensi akibat kartu merahnya di derby Manchester.

Sementara dari kubu tamu, mereka dipusingkan dengan permasalahan yang menimpa Wayne Routledge (hernia), Angel Rangel (retak metatarsal) dan Nathan Dyer (Achilles), sedangkan Leroy Fer (kaki), Martin Olsson (hamstring) dan Jack Cork (engkel) memiliki kesempatan untuk turun setelah pulih dari cederanya masing-masing.

Prakiraan Pemain

Manchester United: De Gea; Valencia, Bailly, Blind, Shaw; Herrera, Carrick; Mkhitaryan, Rooney, Lingard; Rashford.

Swansea City: Fabianski; Naughton, Fernandez, Mawson, Olsson; Fery, Carroll; Narsingh, Sigurdsson, Ayew; Llorente.

TAHUKAH ANDA?

Manchester United memenangkan dua perjumpaan terakhirnya dengan Swansea di Liga Primer, itu setelah sebelumnya kalah tiga kali beruntun dengan skor identik 2-1.

Setelah gagal gagal menang dalam 10 lawatan terakhirnya ke Old Trafford di semua kompetisi (I2 K8), The Swans mampu mencatatkan dua kemenangan dari empat kunjungan terakhirnya (K2).

Wayne Rooney berperan berperan dalam terciptanya enam gol di enam penampilan terakhirnya melawan Swansea di Liga Primer (dua gol, empat assists).

Gylfi Sigurdsson mengemas dua gol dan tiga assists dalam lima penampilannya melawan United di Liga Primer. Gelandang Islandia itu mencetak dua golnya tersebut dalam dua penampilan terakhirnya di Old Trafford.

Sigurdsson berpotensi menjadi pemain lain di Liga Primer yang bisa mengukir gol di tiga lawatan terakhirnya ke Old Trafford sejak Sergio Aguero pada April 2015. Selain penyerang Manchester City tersebut, sebelumnya juga ada Emmanuel Adebayor, Jimmy Floyd Hasselbaink dan Mark Viduka.

Swansea baru mendulang tujuh poin dari 48 angka yang tersedia di kandang lawan di musim Liga Primer kali ini (M2 I1 K13), dengan mereka gagal mencetak gol di masing-masing dari tiga pertandingan tandang terakhirnya.

Paul Clement memenangkan enam dari 15 laganya di Liga Primer sebagai manajer Swansea; dan itu menjadi rasio terbaik manajer klub Wales tersebut di kompetisi ini (40 persen).

Tidak ada stadion lain yang menyaksikan hasil imbang lebih banyak musim ini ketimbang Old Trafford (9). Satu-satunya musim di mana United bermain imbang lebih banyak terjadi pada 1980/81 (11).

United belum terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhirnya di Liga Primer di Old Trafford (M6 I9 K0) – laju terlama mereka di kompetisi ini sejak Oktober 2011 di bawah arahan Sir Alex Ferguson (25 laga).

United akan memecahkan rekor klub untuk laju tidak terkalahkan terpanjang dalam sebuah musim, jika mereka mampu terhindar dari kekalahan di laga nanti (25 pertandingan).