PREVIEW Coppa Italia: AS Roma – Lazio

Lazio di ambang final Coppa kedua dalam tiga musim terakhir, namun Roma tidak ingin menyerah begitu saja.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Skor 2-0 di leg pertama jelas menjadi modal yang sangat besar bagi Lazio ketika mereka kembali menghadapi rival sekota AS Roma dalam leg kedua semi-final Coppa Italia di Olimpico, Rabu (5/4) dini hari WIB.

Ciro Immobile dan Sergej Milinkovic-Savic, sang pencetak gol di pertemuan pertama pada bulan lalu, membawa satu kaki Lazio berada di final Coppa untuk kedua kali dalam tiga musim terakhir. Ya, Lazio lolos ke final pada musim 2014/15, namun harus mengakui keunggulan Juventus kala itu.

Tim Elang tentu ingin mencoba lagi untuk tampil di partai puncak dan kali ini berharap bisa juara. Meski final berada di pelupuk mata, pelatih Biancoceleste Simone Inzaghi — yang esok hari (5/4) berusia 41 tahun — meminta anak asuhnya untuk tidak terlena dengan keunggulan dua gol tersebut.

Sergej Milinkovic-Savic Mohamed Salah Lazio Roma Coppa ItaliaLazio punya momentum lebih besar untuk melaju ke final.

“Ini baru setengah babak. Kami memang unggul, tetapi kami akan menganggap laga ini sebagai sebuah laga yang dimulai dengan skor 0-0. Kami harus bermain dengan rendah hati dan penuh pengorbanan. Jika lolos ke final, ini akan menjadi kado ulang tahun terindah saya,” terang Inzaghi.

Sementara itu, Roma masih punya keyakinan kuat untuk bisa mengatasi defisit dalam Derby della Capitale ini. Terlebih, mereka sudah kembali garang setelah sempat menderita krisis hasil pada awal Maret lalu. Ya, Roma mampu menyapu bersih empat laga terakhir dengan menorehkan sepuluh gol dan hanya kebobolan dua gol dalam periode itu.

Comeback? Saya dan para pemain saya selalu yakin bahwa kami bisa lolos ke final. Namun ini tidak mudah karena Lazio adalah tim kuat dan sulit ditaklukkan. Tetapi kami siap menerjang rintangan apa pun. Kembalinya Curva Sud bisa menentukan, namun kami harus memberikan kondisi agar mereka mau mendukung kami,” ujar pelatih Giallorossi Luciano Spalletti.

SIMAK JUGA: Dzeko Bidik Final Coppa Italia

Dalam periode positif tersebut, Edin Dzeko menjadi aktor protagonis Tim Serigala lewat torehan empat gol, termasuk brace dalam kemenangan 2-0 atas Empoli di laga terakhir pekan lalu. Strker Bosnia-Herzegovina itu diharapkan bisa kembali menjadi tumpuan untuk mengatasi ketertinggalan ini.

Meski demikian, Roma kemungkinan harus berlaga tanpa kehadiran gelandang senior Daniele De Rossi. Cedera punggung yang dialaminya saat membela Italia kontra Belanda ternyata masih belum pulih total. Nama De Rossi tetap tercantum dalam daftar skuat menghadapi Lazio, namun Spalletti diperkirakan akan memilih Leandro Paredes yang lebih fit. Kevin Strootman juga sudah bisa dihadirkan di lini tengah setelah absen melawan Empoli karena akumulasi kartu.

Roma wajib menang dengan selisih tiga gol untuk bisa menyingkirkan Lazio. Namun, mengingat partai ini juga bertajuk derby, bukan tidak mungkin laga ini akan berlangsung alot sehingga harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu hingga adu penalti.

 

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Roma (3-4-2-1): Szczesny; Rudiger, Manolas, Juan Jesus; Peres, Strootman, Nainggolan, Emerson; Perotti, Salah; Dzeko.

Lazio (4-3-3): Strakosha; Patric, De Vrij, Hoedt, Radu; Parolo, Biglia, Milinkovic-Savic; Felipe Anderson, Immobile, Keita.

 

PREDIKSI GOAL INDONESIA: AS Roma 2-0 Lazio