Polisi Jerman Amankan Pelaku Bom Dortmund

Sebelumnya terjadi ledakan bom yang mengenai bus tim Dortmund kala bersiap melakoni leg pertama perempat-final Liga Champions.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Kepolisian Jerman berhasil menangkap seorang pria berusia 28 tahun yang diidentifikasi sebagai pelaku bom bus tim Borussia Dortmund, Jumat (21/4) waktu setempat.

Pelaku tersebut bernama Sergej V. seorang berkewarganegaraan ganda, Jerman dan Rusia. Menurut laporan kepolisian, sang pelaku melakukan aksinya karena didasari oleh motif finansial.

Sebelum menebar teror, Sergej dikalim sempat meminjam uang di bank guna membeli 15,000 lembar saham Dortmund. Selain itu tersangka juga memiliki kontrak hak penjualan saham dengan harga tertentu.

Fans Borussia Dortmund Tawarkan Penginapan Darurat Untuk Fans AS Monaco

“Apabila saham Borussia Dortmund anjlok drastis, maka keuntungan yang ia cetak bisa meningkat beberapa kali lipat,” demikian ungkap pihak kepolisian Jerman, sebelum menambahkan informasi bahwa adanya cedera serius atau kematian pemain Dortmund diperkirakan bakal menghasilkan keuntungan.

Tersangka juga diketahui memesan kamar di hotel L’Arrivee, tempat yang sama di mana para penggawa Dortmund menginap sebelum melakoni leg pertama perempat-final Liga Champions, dengan memilih kamar yang memiliki jendela menghadap ke jalan raya yang menjadi lokasi ledakan.

Insiden ledakan bom pada akhirnya memaksa laga Dortmund kontra AS Monaco yang sejatinya digelar pada 11 April kemarin harus ditunda hingga keesokan harinya serta melukai Marc Bartra. Dortmund pun yang terluka secara mental harus menelan kekalahan 3-2.

Atas perbuatannya, tersangka didakwa oleh jaksa setempat dengan pasal berlapis yakni percobaan pembunuhan, kepemilikan bahan peledak secara ilegal dan aksi yang mengancam keselamatan.