Marcello Lippi: Liga Champions Akan Bikin Antonio Conte Bertahan Di Chelsea

Mantan pelatih Juventus itu mengatakan, keberhasilan Chelsea tampil di Liga Champions musim depan cukup untuk membuat Conte menolak pindah ke Inter.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


Pelatih timnas Tiongkok Marcello Lippi berpendapat, Antonio Conte akan bertahan di Chelsea meski  terus dikaitkan dengan Inter, karena tantangan membawa mereka kembali berlaga di ajang Liga Champions terlalu bagus untuk ditolak.

Lippi, yang seperti Conte karena  juga pernah menangani Juventus dan timnas Italia, tidak percaya prospek menangani Inter akan menggoda manajer Chelsea yang masih berada pada tahap awal karirnya di Inggris.

Meski pelatih berusia 47 tahun itu terus membantah, spekulasi yang beredar tetap mengaitkannya dengan kepindahan ke Inter. Sementara itu pelatih Atletico Madrid Digo Simeone juga dikabarkan akan menjadi calon pengganti Stefano Pioli saat klub Serie A milik kelompok investor Tiongkok Suning itu mengincar pelatih bernama besar.

SIMAK JUGA: Antonio Conte Isyaratkan Tutup Kans Latih Inter

Tapi Lippi, yang pernah melatih Conte saat masih menjadi pemain Juventus, merasa kabar tersebut tidak akan membuat Conte tertarik meninggalkan Chelsea, meski ada tawaran kontra berdurasi lima tahun dengan nilai mencapai £50 juta dari Inter.

Chelsea, yang merupakan juara Liga Champions 2012, tidak berlaga di kompetisi bergengsi itu musim ini setelah hanya finis di papan tengan musim lalu, tapi Conte kini telah membawa The Blues berpeluang besar kembali tampil di ajang tersebut setelah musim ini mereka sukses memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris.

“Kita membicarakannya karena dia adalah salah satu yang terbaik di dunia, tapi bagi saya nampaknya dia bahagia di London,” ujar Lippi kepada Mediaset Premium.

Marcello Lippi

“Dia ingin membawa The Blues ke Liga Champions musim depan, jadi saya pikir dia tidak akan pergi.”

SIMAK JUGA – Marcello Lippi: Juventus Takkan Kolaps Seperti PSG

Lippi merasa pengambilalihan kepemilikan Inter dan rival sekotanya AC Milan merupakan langkah yang bisa membuat dua klub itu kembali kompetitif.

“Hal itu mengakhiri era yang merepresentasikan kecintaan pada tim dari Massimo Moratti and Silvio Berlusconi,” tambah pelatih yang sukses membawa Italia menjadi juara dunia 2006 tersebut.

“Mereka adalah klub yang tidak bisa lagi dikelola oleh suatu keluarga, butuh kelompok pengusaha besar yang saat ini kebanyakan berasal dari Arab, Tiongkok, dan Rusia.”