Laporan Pertandingan: Liverpool 1-2 Crystal Palace

Posisi Liverpool di tiga besar Liga Primer Inggris dalam ancaman besar setelah dipermalukan Crystal Palace lewat dua gol Cristian Benteke.


OLEH    TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter


Bermain di Anfield, Crystal Palace sangat berhati-hati di awal pertandingan sehingga  Liverpool  menguasai sekitar 70 persen penguasaan bola dalam 20 menit pertama, namun meski demikian tidak ada peluang berarti yang diciptakan oleh tuan rumah.

Bahkan, Palace yang bermain sabar mendapat kesempatan empas pertama di laga ini melalui aksi mantan penyerang The Reds, Cristian Benteke pada menit ke-22.

Striker asal Belgia itu melakukan aksi individu melepaskan diri dari kawalan beberapa pemain belakang Liverpool sebelum mendapat ruang yang sangat bebas untuk melepas tembakan yang sayangnya masih belum menemui sasaran.

Namun, dua menit berselang, kebuntuan akhirnya pecah dan Philippe Coutinho menjadi sosok pertama yang sukses mencatatkan nama di papan skor. Gelandang asal Brasil itu melepaskan tendangan bebas yang sangat indah menaklukkan Hennessey meski kiper tim tamu itu sudah ‘terbang’.

BERITA LIVERPOOL – Jurgen Klopp: Peluang Lolos Ke Liga Champions Bantu Liverpool Di Bursa Transfer

Setelah gol Coutinho, Palace meningkatkan agresivitas dan menghasilkan beberapa serangan berbahaya. Kerja keras mereka terbayar tiga menit jelang turun minum, pertahanan Liverpool tampak lengah sehingga Cabaye mampu lolos dari jebakan offside untuk mengirim umpan silang yang memanjakan Benteke. Sang striker dengan tenang menceploskan bola untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Pada babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan sejak menit awal. Coutinho dan Firmino menjadi pemain yang paling merepotkan pertahanan tim tamu, pergerakan kedua pemain Samba itu kerap lolos di kotak penalti.

The Reds terus menguasai bola dan ketika laga menginjak satu jam, skuat besutan Jurgen Klopp tercatat memiliki 79 persen penguasaan bola, menunjukkan betapa bernafsunya tuan rumah untuk mencetak gol kedua.

Nafsu para penyerang Liverpool untuk mencetak gol, ternyata tidak dibarengi dengan kesolidan di lini belakang. Pada menit ke-75, Palace sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1 setelah tendangan penjuru Puncheon menerobos lini belakang Liverpool sebelum ditanduk dari jarak dekat oleh Benteke.

Setelah unggul, Sam Allardyce langsung mengubah strategi dengan mengeluarkan Wilfried Zaha dan memasukkan Patrick van Aanholt  untuk mempertebal lini pertahanan. Pada akhirnya Liverpool tidak mampu memaksimalkan sisa waktu yang ada dan Palace berhak mencuri tiga angka di Anfield.