Laporan Pertandingan: Crystal Palace 3-0 Arsenal

Usai melibas Chelsea, Crystal Palace kembali menumbangkan tim besar dengan kali ini Arsenal, tiga gol tanpa balas.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti di twitter


 

Arsenal tak berdaya di kaki Crystal Palace. Melawat ke Selhurst Park, The Gunners tumbang tiga gol tanpa balas. 

Hasil ini merupakan lanjutan kegemilangan Palace atas tim besar setelah sebelumnya memukul Chelsea 2-1. Kali ini, Arsenal yang menjadi korban.

 

Dengan demikian, Palace mencatatkan lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir, sekaligus membuat spasi enam poin dari zona degradsi, dengan bertengger di posisi ke-16. 

 

Ada pun Arsenal, hasil ini akan sangat merugikan mengingat perjuangan mereka merebut posisi empat besar jadi kian sulit. Arsenal masih tertahan di peringkat keenam dengan perolehan 54 poin, terpaut tujuh angka dari Manchester City di spot terakhir Liga Champions.

 

Jalannya pertandingan

 

Meski Arsenal bermain di depan publik lawan dan mendominasi permainan, akan tetapi Palace bak mengajarkan tim tamu untuk bermain lebih efektif. Terbukti, saat laga memasuki menit ke-17, Arsenal yang di awal-awal terus menekan, malah kebobolan.

SIMAK JUGA: Ada Pergeseran Kekuatan Di London Utara

Berawal dari pergerakan cemerlang Wilfred Zaha, dia menemukan partner-nya di lini depan, Andros Townsend, yang sukses mengonversinya menjadi gol pembuka. 1-0, Palace berada di atas angin.

 

Keunggulan ini tak kuasa dibalas klub London Utara. Sampai kedua tim memasuki ruang ganti, papan skor menunjukkan angka 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

 

Seusai interval, Arsenal tetap terlihat prima. Hanya saja, beberapa peluang yang mereka peroleh menguap begitu saja. Sementara Palace kian menemukan momentumnya.

 

Menginjak menit ke-63, tuan rumah menggandakan kedudukan. Sekali lagi, Zaha menjadi kreator untuk memudahkan Yohan Cabaye mencatatkan gol kedua bagi timnya.

 

Manajer Arsene Wenger yang memainkan Aaron Ramsey, Olivier Giroud dan Alex Oxlade-Chamberlain di babak kedua, tak memberi pengaruh berarti bagi tim. Sebaliknya, Palace justru kian menyempurnakan keunggulannya di menit ke-68.

 

Petaka muncul bagi tim tamu setelah membuat pelanggaran di area terlarang. Luka Milivojevic yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna.

 

Di sisa waktu yang ada, Arsenal benar-benar tak berkutik untuk setidaknya memperkecil keadaan. Sampai wasit meniup peluit panjang, kemenangan 3-0 jadi milik Palace.