Komentar Menpora Setelah Batal Lakukan 'Kick-Off' Liga 1

Menpora dijadwalkan melakukan tendangan pertama saat pembukaan Liga 1.


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengaku tidak tahu mengapa tidak diajak untuk melakukan tendangan pertama sebagai tanda pembukaan Liga 1. Padahal, ia hadir ke acara tersebut adalah mewakili Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang berhalang datang.

Pada serimoni pembukaan Liga 1 yang dilangsungkan di Stadion Bandung Lautan Api, Sabtu (15/4), ketua umum PSSI Edy Rahmayadi yang jadi penendang pembukaan tersebut. Edy melakukan tendangan dari tengah lapangan sebelum laga Persib Bandung kontra Arema FC dilaksanakan.

SIMAK JUGA: Menpora Ingin Liga 1 Jadi Alat Persatuan Nasional

Tentu, keputusan panitia tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, berdasarkan dengan jadwal acara yang sudah dibagikan, Imam, seharusnya berada di posisi yang ditempati Edy sebagai penendang pembukaan kompetisi sepakbola tertinggi di Tanah Air ini.

Itu karena, Imam mendapat mandat dari Jokowi untuk mewakilinya menghadiri acara tersebut atas nama pemerintah. Namun, tidak diketahui alasan apa yang membuat perubahan tersebut bisa terjadi.

SIMAK JUGA: Aji Santoso: Seharusnya Arema FC Menang

“Saya tidak tahu (tidak kick-off). Tanyakan ke panitianya. Saya diundang memang untuk mewakili Presiden,” kata Imam.

Politisi Partai Kebangakitan Bangsa tersebut pun hanya menonton laga Persib lawan Arema FC hingga babak pertama saja. Pertandingan itu berakhir dengan skor tanpa gol.