Ketua Umum PSSI Bicara Soal Ancaman Judi

Edy menyatakan bahwa judi dalam dunia sepakbola memang sulit untuk dicegah.


OLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter


Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi berbicara mengenai potensi judi di dalam sepakbola. Sebagaimana diketahui, judi jadi isu yang sering hinggap dalam sebuah pertandingan sepakbola, tak terkecuali di kompetisi Indonesia.

Potensi uang yang berputar dari judi sepakbola diakui Edy memang besar. Untuk mencegah judi masuk ke dalam sepakbola pun bukan hal yang mudah dilakukan.

SIMAK JUGA – Alasan Joko Driyono Jadi Plt Sekjen

“Judi ini kalau saya melihat yang paling banyak masuk ke Indonesia ini (data) Sportradar $4,9 juta ke Indonesia ini. Satu kali pertandingan itu Rp20 miliar. Kalau dikalikan 300 (pertandingan) saja maka Rp20 triliun,” beber Edy di depan awak media.

“Kalau dalam aturan pertandingannya, dia (Sportradar) membuka sampai 80 menit. Orang yang menjadi sasaran itu kiper, bek, yang dibelakang. Sepuluh menit itu sangat memungkinkan orang berbuat sesuatu,” urai Edy menambahkan.

Sejauh ini, PSSI fokus membenahi kualitas wasit demi memproteksi pertandingan. Karena bukan hal mudah mengidentifikasi judi masuk ke dalam sebuah pertandingan.

SIMAK JUGA – Timnas Terancam Batal Jamu Argentina

“Beberapa waktu yang lalu Liga Indonesia Baru ini sudah mengumpulkan wasit dan akan dilakukan lagi di Bandung. Karena ini (judi) sangat berhubungan dengan wasit, hakim garis sampai pemain,” kata Edy.

“Saya tidak bisa mengganggu soal judi ini, tapi jangan sampai ganggu ke dalam lapangan!” tegasnya.